Batubara- (LADANG BERITA) Meskipun ada kasus baru untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) Virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Batu Bara, namun jumlah ODP di daerah itu mengalami penurunan.
Begitu data yang dikirim Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Batu Bara, Wahid Khusyairi, melalui pesan WhatsApp, Selasa (14/4/2020) malam.
Berdasarkan data perkembangan covid-19 tersebut diketahui jumlah ODP per 14 April 2020 sebanyak 95 orang. Jumlah tersebut turun dari data per 13 April 2020, yaitu berjumlah 103 orang.
Berikut rincian 93 ODP menurut data per kecamatan. Untuk Kecamatan Medang Deras ODP 9 orang, Air Putih 28, Lima Puluh 12, Talawi 1, Tanjung Tiram 4, dan Sei Balai 4 orang.
Kemudian Kecamatan Datuk Lima Puluh ada 13 orang, Lima Puluh Pesisir 9, Datuk Tanah Datar 4, Sei Suka 4, Laut Tador 2, dan Nibung Hangus 5 orang.
Meskipun jumlahnya mengalami penurunan, namun masih ada kasus ODP baru, yakni sebanyak 4 orang.
Sementara kasus pasien dalam pengawasan (PDP) masih tetap 1 orang. Sedangkan kasus terkonfirmasi positif covid-19 juga masih nihil.
Penyelidikan Epidemiologi
Selain itu Dinas Kesehatan (Dinkes) Batu Bara juga telah melakukan penyelidikan epidemiologi (PE) terhadap 45.425 penduduk di daerah tersebut.
Rinciannya, di Kecamatan Sei Balai sebanyak 3.510 orang, Tanjung Tiram 1.610, Lima Puluh 1.721, Datuk Lima Puluh 2.495, Air Putih 7.623, dan Datuk Tanah Datar 2.495 orang.
Kemudian Kecamatan Laut Tador berjumlah 2.773 orang, Sei Suka 3.548, Talawi 3.800, Nibung Hangus 4.185, Medang Deras 5.349, dan Lima Puluh Pesisir 6.316 orang.
Dinkes juga merilis jumlah penduduk yang sudah di-PE menurut data per puskesmas yang ada di Batu Bara.
Data tersebut yakni, untuk Puskesmas Sei Balai sebanyak 1.449 orang, Tanjung Tiram 1.610, Lima Puluh 1.721, Sei Bejangkar 2061, Pagurawan 2.235, dan Simpang Dolok 2.495 orang.
Selanjutnya, Puskesmas Petatal jumlahnya 2.495 orang, Laut Tador 2.773, Lalang 3.225, Pematang Panjang 3.114, Sei Suka 3.548, Labuhan Ruku 3.800, Ujung Kubu 4.185, Indrapura 4.398, dan Kedai Sianam 6.316 orang.
"Kita akan terus meng-update (memperbarui) data covid-19 sesuai kondisi di lapangan", tegas Wahid. (Ramli)
.jpg)



