LDberita.id - Batubara, Dalam rangka memperingati Harlah Nahdlatul Ulama (NU) ke-100, Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Kabupaten Batu Bara menggelar Istighosah Akbar dan Doa Bersama, disertai pembagian paket sembako kepada masyarakat kurang mampu, di Pondok Pesantren Al-Itqon Batu Bara. Sabtu (7/2/2025),
Kegiatan religius tersebut berlangsung khidmat dan penuh haru. Prosesi diawali dengan pembacaan Istighosah Akbar yang dipimpin langsung oleh Pendiri Ponpes Al-Itqon Batu Bara, Jasmi Assayuti, S.H.I., M.H. Lantunan Asmaul Husna yang menggema menciptakan suasana sebagai ungkapan doa, dan harapan agar Kabupaten Batu Bara senantiasa dijauhkan dari musibah serta diberkahi menuju Batu Bara Berkah.
Ketua PC IPNU Kabupaten Batu Bara, Helkin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa meskipun peringatan resmi Harlah Satu Abad NU telah berlalu, semangat Nahdliyin khususnya kader IPNU tetap hidup dan terus dirawat melalui kegiatan reflektif dan sosial.
“Harlah NU bukan sekadar seremonial, tetapi momentum untuk merefleksikan perjuangan Hadlratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari dalam mewujudkan Islam rahmatan lil ‘alamin, sekaligus menjaga keutuhan bangsa dan negara,” ujar Helkin.
Ia juga mengungkapkan keteladanan spiritual pendiri NU, KH. Hasyim Asy’ari, yang menurutnya membangun NU melalui tirakat dan perjuangan batin yang luar biasa.
“NU didirikan dengan tirakat besar. Berpuasa bertahun-tahun, istiqamah dalam shalat hajat, dan wirid Al-Qur’an. Maka wajar jika NU hari ini menjadi organisasi Islam terbesar, bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia,” tambahnya.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 100 kader IPNU dan IPPNU. Sejumlah tokoh agama dan masyarakat turut hadir, di antaranya Ketua PC NU Kabupaten Batu Bara H. Saiful Bahri Harahap, Bc.A.P, Demisioner Ketua PC NU Batu Bara Bakhtiar Mogaza, S.Pd., M.Hum yang juga bertindak sebagai penceramah, Ketua MUI Kabupaten Batu Bara Tahan Siregar, S.Ag, Ketua ISNU Kabupaten Batu Bara Jasmi Assayuti, S.H.I., M.H., serta unsur pemerintah kecamatan.
Dalam tausyiahnya menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Bakhtiar Mogaza menekankan pentingnya peran santri di era digitalisasi. Menurutnya, kemajuan sains dan teknologi harus dibarengi dengan kekuatan iman dan akhlak.
“Keimanan adalah fondasi utama dalam menyikapi perkembangan teknologi. Konsep Iqra’ dalam Surah Al-‘Alaq menjadi perintah untuk menggali ilmu pengetahuan dan alam semesta secara komprehensif, sehingga santri mampu menjadi insan religius sekaligus saintis yang paripurna,” jelasnya.
Sebagai wujud kepedulian sosial, keesokan harinya PC IPNU Kabupaten Batu Bara melanjutkan rangkaian kegiatan dengan menyalurkan paket sembako kepada masyarakat kurang mampu di wilayah Kecamatan Lima Puluh Pesisir.
Bakti sosial tersebut diharapkan dapat menghadirkan keberkahan serta memperkuat peran IPNU sebagai organisasi pelajar NU yang peduli terhadap kebutuhan umat kedepannya. (End)
.jpg)




