Batubara

PC ISNU : Dukung Dinkes dan RSUD Batu Bara Tuntaskan Persoalan Stunting di Tengah Masayarakat Sebelum Pilkada 2024

post-img
Foto : Jasmi Assayuti, SH. MH, Ketua Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Batu Bara

LDberita.id - Batubara, Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Batu Bara Jasmi Assayuti, SH. MH., menjelaskan perlunya kekompakan antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menuntaskan segala persoalan yang terjadi di tenga-tengah masyarakat.

Diantaranya persoalan mencegahan stunting yang terjadi ditenga masyarakat yang belum kunjung selesai dari tahun ke tahun, maka oleh sebab itu perlu kolaborasi yang baik antara pihak pemerintah dan masyarakat supaya stunting ini bisa segerah berakhir sebulum pelaksanaan pilkada serentak dilaksanakan pada tahun 2024  ini" tegas Jasmi.

Hal itu disampaikan Jasmi Assayuti pada pertemuan Forum Komunikasi Mahasiswa lintas Daerah, di lima Puluh Pesisir pada, Rabu (01/05/2024).

"Jasmi menguraikan persoalan Stunting ditenga masyarakat cuman ada dua ada persoalan yang harus menjadi PR kita bersama dan wajib segera diatas supaya cepat selesai diantaranya yaitu intervensi spesifik pada ibu sejak remaja dengan memberikan tablet tambah darah dan pada anak usia 6 sampai 24 bulan dengan memberikan protein hewani pada MPASI,” ujar kader NU ini.

Ia juga menjelaskan stunting merupakan kurang gizi yang mengakibatkan rendahnya IQ anak sebesar 20% di bawah rata-rata. Dengan demikian jika dilihat dari sudut pandang pendapatan daerah, apabila SDM di suatu daerah memiliki IQ rendah maka pendapatan daerah akan rendah juga.

Karena masalahnya adalah jika seseorang dengan intelektual rendah maka dia tidak bisa bekerja dengan profesi yang lebih tinggi yang menghasilkan income yang juga lebih tinggi.

"Jadi kalau daerah kita mau maju, pendapatannya tinggi, jangan sampai stunting merajalela ditenga-tengah masyarakat tempat tinggal kita masing-masing, Karena kalau stunting itu intelektualnya 20% lebih rendah,” ucap Jasmi.

Makanya perlu saling mendukung dan kolaborasi baik itu dari pemerintah daerahnya dan masyarakat itu sendiri, karena tidak mungkin juga Dinkes maupun RSUD bisa menuntaskan stunting ini kalau kita masyarakat membiarkan dinas terkait berjalan sendirian, maka kita dukung dan bantu mereka supaya daerah kita Batu Bara ini cepat maju dan berkembang,” tegas Jasmi. (End)

Berita Terkait