Batubara

Safari Ramadhan Santri Al-Itqon Batu Bara, Setiap Hari Umur Berkurang, Jangan Lupa Pulang kepada Allah

post-img
Foto : Safari Ramadhan 1447 H. Memasuki malam ke-8, para santri melaksanakan safari dakwah di Masjid Ar-Riyadhoh, Desa Titi Putih, Kecamatan Lima Puluh Pesisir. Sabtu malam (7/3/2026)

LDberita.id - Batubara, Semangat dakwah para santri Pondok Pesantren Al-Itqon Batu Bara terus menggema di tengah masyarakat melalui kegiatan Safari Ramadhan 1447 H. Memasuki malam ke-8, para santri melaksanakan safari dakwah, di Masjid Ar-Riyadhoh, Desa Titi Putih, Kecamatan Lima Puluh Pesisir. Sabtu (07/03/2026), malam

Dalam kegiatan tersebut, tausiah disampaikan oleh salah satu santri Pondok Pesantren Al-Itqon, Said Ilman Yazid, yang saat ini duduk di kelas I MTs. Meski masih muda, ia mampu menyampaikan pesan keagamaan dengan penuh ketenangan dan makna yang menyentuh hati jamaah.

Dalam tausiahnya, Said mengingatkan jamaah tentang pentingnya menyadari hakikat kehidupan yang sementara. Ia menuturkan bahwa setiap hari umur manusia sebenarnya semakin berkurang, namun sering kali yang justru bertambah adalah kelalaian dalam mengingat Allah SWT.

“Setiap hari umur kita berkurang, tetapi sering kali yang bertambah justru kelalaian. Dunia ini hanya tempat singgah. Jangan sampai kita terlalu sibuk memperindahnya hingga lupa mempersiapkan kepulangan kita kepada Allah,” ujar Said di hadapan jamaah.

Ia juga mengajak masyarakat untuk senantiasa melembutkan hati dan memperbanyak taubat sebelum datangnya ajal. Menurutnya, pintu ampunan Allah SWT selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin kembali.

Said menegaskan bahwa tidak ada dosa yang lebih besar dari rahmat Allah SWT. Yang sering membuat manusia jauh dari-Nya bukanlah banyaknya kesalahan yang dilakukan, melainkan rasa putus asa untuk kembali bertaubat.

“Allah sendiri telah menenangkan hamba-Nya dalam Al-Qur’an, ‘Janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah’ (QS. Az-Zumar: 53). Karena itu, seberapapun dosa kita, jangan pernah berhenti berharap kepada rahmat dan ampunan Allah,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan keutamaan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Menurutnya, orang yang berpuasa berada dalam keadaan ibadah sepanjang siang dan malam hari.

“Orang yang berpuasa berada dalam ibadah di siang dan malamnya. Doanya dikabulkan saat sedang berpuasa dan ketika berbuka. Pada siang hari ia bersabar menahan diri, dan pada malam hari ia bersyukur atas rezeki yang Allah berikan,” tutup Said.

Kegiatan Safari Ramadhan Pondok Pesantren Al-Itqon Batu Bara ini disambut hangat oleh masyarakat setempat. Selain menjadi sarana dakwah bagi para santri, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara pesantren dan masyarakat serta menumbuhkan semangat ibadah di bulan suci Ramadhan. (End)

Berita Terkait