Batubara

Ketua Dekranasda Batubara Ny. Maya Indriasari Adakan Pelatihan Membatik Di Ikuti 27 Orang Peserta Dari Berbagai Kecamatan Batubara

post-img
Foto : Poto : Ketua Dekranasda Batubara Ny Maya Indriasari Zahir, SE, Lagi Memperlihatkan Cara Membatik Kepada Para Peserta

LDberita.id - Dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di Batubara Bupati Ir.H.Zahir. MAP gelar kegiatan pelatihan pembuatan batik tulis dan batik cap bagi industri kecil menengah yang berdampak covid-19 sekaligus memberikan bantuan berupa peralatan serta bahan baku batik, Selasa (20/10/2020) di Kecamatan Sei Suka.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kadis Koperindag Achmadan Chair, Ketua Dekranasda Batubara Ny Maya Indriasari Zahir, SE, Camat Air Putih, Camat Laut Tador, Kades Pasar Lapan dan Kades Tanjung Kasau dan peserta yang ikut dalam pelatihan membatik.

Dalam kesempatan itu, Kadis Koperindag Achmadan mengatakan dengan diadakannya pelatihan dan pemberian bantuan alat batik tulis dan batik cap untuk pelaku industri kecil menengah (IKM) Batubara untuk menunjang perekonomian di bidang Industri dimasa Pandemi Covid-19 ini." ucap Achmadan..

“Pelatihan berlangsung selama empat (4) hari dimulai dari tanggal 20 hingga 23 oktober yang dilaksanakan di Aula RM BAROKAH dengan di ikuti peserta sebanyak 27 orang yang juga sebagai pelaku industri batik yang tersebar di berbagai kecamatan yang ada di Batubara." ujar Achmadan Chair.

Untuk pemasaran penjualan batik IKM yang berada di Kabupaten Batubara akan bekerja sama dengan Koperasi dan Batubara Mart TP-PKK Batubara.

Selanjutnya, Bupati Batubara Ir. H.Zahir akan mengeluarkan peraturan Bupati (Perbup) untuk seluruh pegawai  Kab. Batubara setiap Hari Jumat, wajib mengenakan pakaian batik dari hasil karya Khas Batubara yang diproduksi dari Industri Batik yang berada di Batubara.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Ny Maya Zahir SE menyampaikan bahwa Batik merupakan wujud dari hasil cipta dan karya seni yang diekspresikan pada motif kain yang telah terkenal sampai mancanegara. Sehingga Dunia melalui UNESCO/PBB telah mengukuhkan batik sebagai Intangible Cultural Heritage Of Humanity sebagai Peninggalan Budaya Dunia dari Indonesia.

Oleh karenanya, Dekranasda bersama Dinas Koperindag membuat pelatihan dan pemberian bantuan peralatan dan bahan baku pembuatan batik tulis dan batik cap. Dengan tujuan peningkatan produksi serta pemulihan sektor ekonomi kreatif ditengah merebaknya wabah pandemik covid-19.

“Kedepan diharapkan akan tumbuh wirausaha baru yang menghasilkan produk desain yang inovatif dan kreatif sehingga dapat bersaing dan dapat memenuhi permintaan pasar fashion yang terus berkembang." Untuk pemasaran dan promosi batik tersebut saya akan memfasilitasi dengan mengikut sertakan Batik ini ke pameran local hingga Nasional." pungkasnya. (rm)

Berita Terkait