Batubara

Janji Kosong Pj Bupati Heri, Petani Batu Bara Terus Tercekik Kekeringan Air di Tengah Kegagalan Pemerintah

post-img
Foto : Kondisi lahan pertanian di Desa Perupuk akibat dampak dari kekeringan air sehingga tidak dapat dipungsinkan menjadi lahan sawa

LDberita.id - Batubara, Pemerintah Kabupaten Batu Bara kembali mendapat sorotan terkait ketidakmampuannya menangani krisis kekeringan yang melanda Daerah Irigasi (DI) Purwodadi di Kecamatan Air Putih. Kekurangan pasokan air yang parah telah merugikan ribuan petani yang bergantung pada aliran sungai untuk mempertahankan mata pencaharian mereka.

Ramli Sinaga, pengamat sosial Kabupaten Batu Bara, secara terbuka menuding Pj Bupati Heri Wahyudi Marpaung atas kinerja yang sangat buruk dalam menangani masalah ini. ujarnya di Desa Perupuk, lima Puluh Pesisir (30/07/2024).

Meski Pemkab Batu Bara sudah beberapa kali mengadakan rapat untuk mencari solusi, upaya tersebut belum membuahkan hasil yang memadai.

"Pemerintah Kabupaten Batu Bara tampaknya hanya bisa berdebat tanpa memberikan solusi nyata. Petani semakin menderita, dan komitmen yang diumbar hanyalah janji kosong," tegas Sinaga.

Sinaga menyayangkan kurangnya langkah konkret dari pihak berwenang dalam mengatasi kekeringan yang terus melanda irigasi diwilayah Kabupaten Batu Bara.

"Krisis ini telah menunjukkan ketidakmampuan pemerintah daerah dalam menyelesaikan masalah dasar yang mempengaruhi kehidupan banyak orang.

Masih banyak rapat dan pernyataan yang tidak diiringi dengan tindakan efektif di lapangan," tambah Sinaga.

Ketua Gempal Indonesia, Rudi Harmoko, juga mengecam kinerja Pj Bupati Heri. "Petani di Batu Bara membutuhkan solusi, bukan hanya janji dan retorika.

Pj Bupati Heri Wahyudi Marpaung harus mampu menunjukkan kepedulian nyata dan segera mengambil tindakan yang dapat memulihkan sistem irigasi.

Kegagalan dalam hal ini bukan hanya merupakan kegagalan administrasi, tetapi juga pengabaian terhadap kesejahteraan rakya petanit," ujar Harmoko.

Sementara itu, para petani di Batu Bara terus menunggu tindakan nyata dari Pj Bupati Heri.

Mereka mendesak agar pemerintah segera mengambil kebijakan yang bisa memperbaiki situasi dan memberikan bantuan yang mendesak untuk mengatasi dampak kekeringan.

"Kami tidak bisa terus hidup dalam ketidakpastian ini. Pemerintah harus bertindak cepat dan memastikan irigasi berfungsi kembali," harap salah satu petani yang terkena dampak.

Dengan semakin parahnya kondisi yang dihadapi petani Batu Bara, tekanan terhadap Pj Bupati Heri Wahyudi Marpaung semakin meningkat.

Keterlambatan dalam penanganan krisis ini bisa menjadi preseden buruk bagi masa depan pemerintahan daerah Batu Bara, jika tidak segera diatasi dengan serius dan efektif." tandasnya. (Boy)

Berita Terkait