LDberita.id - Medan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Sumatera Utara, Heri W Marpaung, S.STP., M.AP, memimpin rapat diskusi tematik bersama pimpinan, koordinator, dan anggota Kelompok Kerja (POKJA) Perlindungan dan Pengelolaan Terpadu Ekosistem Batang Toru, Selasa (26/8/2025),
Pertemuan ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat koordinasi antar-pemangku kepentingan dalam menjaga kelestarian ekosistem Batang Toru, yang dikenal sebagai salah satu kawasan dengan keanekaragaman hayati tertinggi di Indonesia. Melalui forum tersebut, dibahas arah kebijakan dan langkah konkret guna memastikan perlindungan serta pengelolaan ekosistem dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Heri W Marpaung menekankan bahwa Batang Toru memiliki peran vital tidak hanya bagi lingkungan, tetapi juga kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat sekitar. Menurutnya, pengelolaan kawasan harus dilakukan dengan prinsip keseimbangan.
“Kita ingin Batang Toru tetap menjadi penopang ekologi sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan sinergi yang kuat lintas sektor, agar pembangunan berjalan seiring dengan kelestarian lingkungan,” ujar Heri.
Penguatan pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi merusak kawasan, Pemberdayaan masyarakat melalui program berbasis konservasi.
Kolaborasi multipihak, termasuk dengan dunia usaha, akademisi, dan LSM, untuk mendukung keberlanjutan ekosistem Batang Toru.
POKJA Perlindungan dan Pengelolaan Terpadu Ekosistem Batang Toru sendiri merupakan forum kolaboratif yang dibentuk untuk menyatukan peran pemerintah, masyarakat, akademisi, dan swasta. Kehadiran forum ini diharapkan mampu merumuskan kebijakan bersama yang lebih efektif dan aplikatif.
Dengan adanya komitmen bersama ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara optimistis bahwa Batang Toru dapat dikelola secara berkelanjutan.
Selain menjaga kelestarian flora dan fauna endemik, keberadaan ekosistem ini diharapkan tetap memberi kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat serta mendukung agenda pembangunan hijau di Sumatera Utara." tandasnya. (Roy)
.jpg)



