Batubara

Cetak SDM Produktif dan Bertalenta, Dinas Perikanan Batubara Adakan Bimtik Bagi Nelayan

post-img
Foto : Kepala dinas perikanan Batubara, Antoni Ritonga saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Kecakapan Nelayan, di Desa Bandar Rahmat Kecamatan Tanjung Tiram, Selasa (23/08)

LDberita.id - Batubara, Kepala dinas perikanan dan peternakan Kabupaten Batubara, Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Kecakapan Nelayan di Desa Bandar Rahmat Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara, Bimtek tersebut di laksanakan atas kerjasama antara Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan dengan Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Batubara, yang di ikuti sebanyak 40 orang peserta dari berbagai nelayan di Kec. Tanjung Tiram, pada Selasa (23/08/2022).

Kadis Perikanan dan Peternakan Kabupaten Batubara, Antoni Ritonga, SP., berharap dengan di adakan pelatihan ini kiranya para nelayan Kabupaten Batubara dapat memiliki kecakapan dalam mengoperasikan kapal hingga 30 Mil dan memiliki sertifikat kecakapan demi kelanjaran para nelayan Batubara," ujar Antoni.

Pemkab Batubara melalui Dinas Perikanan Kabupaten Batubara akan terus berkomitmen mencetak sumber daya manusia kelautan dan perikanan yang dinamis, produktif dan bertalenta global untuk wujudkan blue economy. " Saat ini BRSDM tengah bertransformasi menjadi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), seiring adanya transisi kelembagaan riset. Transformasi tersebut merupakan langkah nyata BRSDM dalam meningkatkan pengembangan SDM guna mendukung implementasi program prioritas KKP berbasis blue economy yang digagas oleh Menteri Kelautan dan Perikanan,

"Dalam mengimplementasikan blue economy, KKP memiliki lima program terobosan yakni penangkapan ikan terukur berbasis kuota dan zona penangkapan; perluasan wilayah konservasi laut (30 persen luat laut NKRI); pengembangan budidaya laut, pesisir dan tawar; pengelolaan sampah laut, dan pengelolaan berkelanjutan pesisir dan pulau kecil," terang Ritonga.

Program tersebut tentu dapat terwujud melalui berbagai dukungan dari pemerintah daerah maupun pemerintahan pusat dan peran SDM nelayan yang terus dikembangkan kompetensinya dengan konsep, yakni pendidikan, pelatihan, penyuluhan dan inkubasi bisnis." pungkasnya. (Bud)

Berita Terkait