Batubara

Bapenda Batu Bara Evaluasi Capaian PBB-P2 2026, Perkuat Sinergi Kecamatan dan Desa Demi Optimalisasi PAD

post-img
Foto : Bapenda Kabupaten Batu Bara menggelar Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) PBB-P2 Tahun 2026, di Ruang Rapat Bapenda Kabupaten Batu Bara. Senin (3/8/2026)

LDberita.id - Batubara, Dalam upaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Batu Bara menggelar Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) PBB-P2 Tahun 2026, di Ruang Rapat Bapenda Kabupaten Batu Bara. Senin (3/8/2026),

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Bapenda Kabupaten Batu Bara Ikhwanul Zuhri Pane, S.IP., M.Si., mewakili Kepala Bapenda, Kepala Bidang Pendataan dan Penilaian, Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Pendapatan Daerah, Kepala Bidang Penagihan, Keberatan dan Pelaporan, staf IT Bapenda, para Camat se-Kabupaten Batu Bara, serta seluruh Kepala Desa dan Lurah.

Rapat diawali dengan pembukaan oleh Kepala Bidang Penagihan, Keberatan dan Pelaporan selaku moderator, kemudian dilanjutkan sambutan Sekretaris Bapenda yang menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan penerimaan PBB-P2 sebagai salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah.

Dalam rapat tersebut, Bapenda melakukan monitoring sekaligus evaluasi terhadap realisasi penerimaan PBB-P2 Buku I, Buku II, dan Buku III pada masing-masing kecamatan. Evaluasi dilakukan untuk mengukur tingkat capaian, mengidentifikasi hambatan di lapangan, sekaligus merumuskan langkah-langkah percepatan penagihan hingga akhir tahun anggaran.

Masing-masing Camat serta Kepala Desa dan Lurah juga menyampaikan laporan perkembangan penerimaan PBB-P2 di wilayahnya. Berbagai kondisi riil di lapangan, mulai dari tingkat kepatuhan wajib pajak, kendala administrasi, validitas data objek pajak, hingga strategi yang telah dilakukan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, menjadi bagian penting dalam forum evaluasi tersebut.

Diskusi berlangsung secara interaktif dengan menekankan pentingnya sinkronisasi data, pemanfaatan teknologi informasi, serta peningkatan koordinasi antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa/kelurahan agar proses pemungutan PBB-P2 dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan akuntabel.

Bapenda Kabupaten Batu Bara berharap hasil monitoring dan evaluasi ini tidak hanya menjadi forum penyampaian capaian semata, tetapi juga mampu melahirkan solusi konkret terhadap berbagai kendala yang selama ini menghambat optimalisasi penerimaan PBB-P2. Dengan meningkatnya kepatuhan wajib pajak dan semakin kuatnya sinergi antarperangkat daerah, target penerimaan PBB-P2 Tahun 2026 diharapkan dapat tercapai secara maksimal.

Optimalisasi penerimaan PBB-P2 dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat kapasitas fiskal daerah. Semakin baik realisasi PAD yang bersumber dari pajak daerah, semakin besar pula kemampuan Pemerintah Kabupaten Batu Bara dalam membiayai pembangunan infrastruktur, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong pemerataan pembangunan hingga ke tingkat desa.

Melalui evaluasi yang berkesinambungan, Bapenda Kabupaten Batu Bara berkomitmen terus memperbaiki tata kelola administrasi perpajakan daerah, memperkuat pelayanan kepada wajib pajak, serta membangun kesadaran masyarakat bahwa pembayaran pajak. (End)

Berita Terkait