Medan - (LADANG BERITA) Alumni UINSU Joni Sandri Ritonga sangat kecewa atas rekomendasi yang diberikan beberapa Ormas Islam di Sumatera Utara, kepada Prof. Saidurrahman untuk kembali menjadi rektor periode 2020-2024.
"Ormas-orang tersebut antara lain; Majeli Ulama Indoensia (MUI), Pengurus Wilayah Nahdhlatul Ulama (PWNU), Pimpinan Wilayah (PW) Al-Jami'yatul Washliyah, Pimpinan Wilayah (PW) Al-Ittihadiyah, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Rumah Komunikasi Lintas Agama dan Pengurus Muhammadiyah di Kota Medan, Sumatera Utara," beber Joni Ritonga, Rabu (13/5/2020).
Padahal, kata Joni, jika dilihat dari track-reckod Saidurahman menjabat rektor periode 2016-2020 banyak mengundang kontrafersi. Seperti pembangunan gedung SBSN yang diduga dikorupsi, pembangunan pagar PPS, dan kebijakan ngawur lainnya.
"Sebagai alumni UINSU dan mantan Ketua Cabang PC PMII Kota Medan, saya Joni Sandri Ritonga menolak keras Saidurrahman kembali menjadi Rektor UINSU untuk kedua kalinya," tegasnya.
Menurut Joni, Saidurahman sejak menjabat Rektor UINSU, dirinya tidak pernah memperhatiakn Kaum Nahdiyin. Padahal waktu pencalonan pada masa itu, NU sangat berkontribusi besar untuk mendudukan menjadikan dirinya menjadi rektor.
"Tapi untuk kali ini, kita akan menolak keras Saidurahman dua periode menjadi Rektor UINSU, "Pungkas Ritonga. (Js)
.jpg)



