Batubara

Merepet Kena SP, Oknum Perawat RSUD Terancam Dipecat

post-img

Ladang Berita | Batubara, Ocehan oknum tenaga honorer di RSUD Batubara berinisial AT yang 'merepet' akibat dikenakan sanksi peringatan (SP) oleh pihak RS, kini kasusnya bak bola salju yang terus menggelinding.

AT terancam menanggalkan seragam putihnya lantaran ocehannya yang viral di media terindikasi mencederai nama baik RSUD.

Direktur RSUD Batubara dr Jhon Lihar Purba melalui Kasie Keperawatan OK Syahril, kepada wartawan Jum'at (15/11) mengatakan akan segera memanggil AT. "AT segera kita panggil", kata Syahril.

Langka yang akan diambil pihak RSUD  tidak tertutup  kemungkinan AT akan mendapat tindakan tegas.

Sebelumnya, Ketua DPD KNPI Kab Batubara Rafdinal Maliki, SE mengatakan, bila dengan penerbitan SP lalu AT ngoceh sehingga dapat mencederai nama baik RSUD maka selayaknya ditindak.

"Kalau ada honorer yang dikenakan sanksi lalu menuding pihak RSUD macam-macam maka sudah sepatutnya ditindak tegas, tukas Rafdinal.

Senada dikatakan pemerhati sosial di Batubara Sawaluddin Pane. 
Menurutnya, ocehan oknum honorer yang menilai penerbitan SP dikarenakan dirinya tidak ada deking, itu sudah diluar konsep. Oleh karena Direktur RSUD perlu mengambil sikap tegas.

"Direktur RSUD jangan seperti "singa ompong" karena hal itu menyangkut prestasi seorang pimpinan yang baru menjabat. Dan, jangan karena ulah seseorang sehingga honorer-honorer lainnya ikut tertular", tutup Sawal Pane.

Diberitakan sebelumnya, AT honorer yang ditugaskan di ruang inap RSUD mengaku menerima SP pada Senin (4/11). Menurutnya penerbitan SP tersebut tidak beralasan.

"Entah apa salah awak tau-tau kena SP. Sakit kali yang tak punya deking, suka-suka aja. Selain kerja di oper sana oper sini, sikit-sikit kena SP. Sebentar lagi kena keluarkan awak dari RS ini", repet AT (Senin, 4/11).

Namun begitu AT mengaku bahwa hari itu ia terlambat hadir. Ia baru tiba di RSUD sekitar pukul 15.00 Wib atau melewati waktu yang ditetapkan.

Berdasarkan informasi dihimpun, selain soal ocehannya yang viral di media, kini wanita beranak dua itu juga diterpa isu 'skandal' dengan PIL?

Sejauh mana dan tindakan apa yang bakalan diberikan pihak RSUD terhadap AT, perkembangan akan terus diikuti. (Js)

Berita Terkait