LDberita.id - Memasuki umur ke 73 tahun, Provinsi Sumatera Utara terus lakukan sinergitas dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 menuju Sumut bermartabat. Kepala Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf H. Abdul Azhim, S.Pd.I, MM menyampaikan bahwa Kanwil Kemenagsu dalam hal ini Bidang Penaiszawa terus melakukan upaya memutus mata rantai Covid-19 di Sumatera Utara sesuai arahan dari Kementerian Agama yakni dengan melibatkan banyak pihak seperti penyuluh agama Islam, lembaga zakat dan wakaf, serta melalui LPTQ.
"Penyuluh Agama Islam misalnya terus melakukan sosialisasi protokol kesehatan dalam rangka memutus mata rantai Covid-19 dengan melaksanakan 5M yaitu menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan interaksi, dan menjauhi kerumunan.
“Para penyuluh Agama Islam senantiasa menyampaikan untuk sadar protokol kesehatan kepada masyarakat sehingga terhindar dari penyebaran pandemic Covid-19,” kata Kabid Penaiszawa.
Ia juga mengatakan bahwa lembaga zakat dan wakaf juga senantiasa mendukung program pemerintah untuk meringankan beban para korban Covid-19 serta mendukung upaya pencegahannya.
“Kita juga terus berkoordinasi dengan lembaga zakat dan wakaf untuk mendukung upaya pencegahan dan membantu tenaga medis dan pasien Covid-19 sehingga penyakit tersebut bisa segera hilang dari muka bumi,” lanjut Kabid Penaiszawa.
Selain itu ia juga mengatakan bahwa Bidang Penaiszawa terus mendukung Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dengan menggalakkan protokol kesehatan selama berkegiatan baik di kantor maupun kegiatan di luar kantor.
“Penerapan protokol kesehatan menjadi urgensi bagi kami sesuai arahan Kementerian Agama RI dalam rangka memutus mata rantai Covid-19 serta mendukung Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk menekan angka penderita Covid-19 baik di kantor maupun di luar kantor,” tambah Kabid Penaiszawa.
Kabid Penaiszawa berharap Sumatera Utara dapat menangani pandemi Covid-19 sehingga kehidupan di Sumatera Utara bisa berjalan normal kembali.
“Kita selalu berdoa agar Sumatera Utara bisa terbebas dari pandemi Covid-19 sehingga kita bisa melaksanakan kembali tugas-tugas dengan normal. Di usia 73 ini, Sumatera Utara dapat mewujudkan cita-citanya sebagai provinsi yang bermartabat,” tutup Kabid Penaiszawa.. (***)
.jpg)




