Batubara

Dinkes Sumut Awasi Dapur MBG Batu Bara, Mutu dan Keamanan Pangan Jadi Prioritas

post-img
Foto : Dinkes P2KB Kabupaten Batu Bara melakukan monitoring ke Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mangkai Lama dan SPPG Lima Puluh Kota, Kamis (30/7/2026)

LDberita.id - Batubara, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara bersama Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Batu Bara melakukan monitoring ke Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mangkai Lama dan SPPG Lima Puluh Kota, Kamis (30/7/2026),

Kegiatan monitoring tersebut bertujuan memastikan penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai standar operasional yang telah ditetapkan, mulai dari pengelolaan bahan pangan, proses pengolahan makanan, penerapan higiene dan sanitasi, keamanan pangan, hingga mekanisme pendistribusian kepada para penerima manfaat.

Pengawasan ini menjadi langkah penting mengingat Program MBG bukan sekadar kegiatan distribusi makanan, melainkan investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang baik. Karena itu, setiap tahapan pelaksanaan harus dijalankan secara profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Kualitas bahan baku, kebersihan dapur, ketepatan komposisi gizi, serta keamanan pangan merupakan faktor yang tidak dapat ditawar. Kelalaian dalam salah satu aspek tersebut berpotensi mengurangi manfaat program bahkan dapat menimbulkan risiko kesehatan bagi penerima manfaat.

Selain memastikan kepatuhan terhadap standar kesehatan, monitoring juga menjadi instrumen evaluasi agar program yang menggunakan anggaran negara benar-benar memberikan dampak nyata terhadap upaya pencegahan stunting, perbaikan status gizi, serta peningkatan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan.

Masyarakat pun berharap pengawasan tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, tetapi dilakukan secara berkala dan menyeluruh. Evaluasi yang berkesinambungan diperlukan untuk menjamin seluruh SPPG mampu memberikan pelayanan terbaik dengan prinsip akuntabilitas, efisiensi, dan mutu yang terjaga.

Dengan pengawasan yang konsisten, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan tidak hanya berhasil dari sisi penyerapan anggaran, tetapi juga benar-benar menghadirkan manfaat nyata berupa makanan yang bergizi, aman, berkualitas, serta mampu mendukung peningkatan status gizi dan kesehatan masyarakat Kabupaten Batu Bara secara berkelanjutan. (End)

Berita Terkait