LDberita.id - Batubara, Persoalan kesehatan keluarga, gizi masyarakat, hingga ancaman stunting masih menjadi pekerjaan rumah serius di Kabupaten Batu Bara. Di tengah tuntutan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang lebih maksimal, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Batu Bara akhirnya turun langsung melakukan supervisi program Kesehatan Keluarga dan Gizi di UPT Puskesmas Kedai Sianam, Kecamatan Lima Puluh Pesisir. Jumat (22/5/2026),
Kegiatan supervisi ini bukan sekadar agenda rutinitas administratif, melainkan menjadi langkah evaluasi nyata terhadap kualitas pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat.
Tim Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes PPKB Batu Bara melakukan pembinaan, monitoring, hingga evaluasi terhadap pelaksanaan program kesehatan keluarga dan gizi masyarakat. Fokus pengawasan diarahkan pada pelayanan ibu dan anak, penanganan gizi balita, capaian imunisasi, serta upaya percepatan penurunan angka stunting yang hingga kini masih menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi daerah.
Supervisi tersebut juga menjadi bentuk peringatan bahwa pelayanan kesehatan tidak boleh berjalan seadanya. Puskesmas dituntut hadir bukan hanya sebagai tempat berobat, tetapi sebagai pusat pelayanan kesehatan masyarakat yang aktif, cepat, dan berkualitas.
Di lapangan, tim supervisi turut menekankan pentingnya disiplin pelayanan, ketepatan pendataan kesehatan keluarga, serta keseriusan tenaga kesehatan dalam menangani persoalan gizi masyarakat. Sebab, lemahnya pengawasan dan pelayanan kesehatan dasar berpotensi memicu meningkatnya kasus gizi buruk, stunting, hingga rendahnya kualitas kesehatan masyarakat di masa mendatang.
Langkah Dinkes PPKB Batu Bara ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, tetapi benar-benar mampu mendorong perubahan nyata di seluruh puskesmas. Masyarakat kini menanti keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal, merata, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat kecil.
Apalagi, kesehatan masyarakat merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Tanpa pelayanan kesehatan yang kuat dan berkualitas, sulit bagi Batu Bara untuk melahirkan generasi sehat, produktif, dan mampu bersaing di masa depan. (End)
.jpg)




