Batubara

Widaruna: Kolaborasi Semua Elemen Masyarakat Fondasi Utama Membangun Pariwisata Batu Bara

post-img
Foto : Plt. Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kabupaten Batu Bara, Widaruna, SE

LDberita.id - Batubara, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Batu Bara, Widaruna, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun sektor pariwisata daerah secara terarah, aman, dan berkelanjutan.

Pernyataan ini disampaikan menyusul belum dibukanya Pulau Salah Nama sebagai destinasi wisata umum, yang hingga kini masih menghadapi sejumlah kendala dari sisi regulasi, lingkungan, dan kesiapan infrastruktur.

Menurut Widaruna, kondisi tersebut bukanlah hambatan, melainkan peluang untuk berbenah dan memperkuat fondasi pembangunan pariwisata yang lebih baik ke depan.

“Pariwisata tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, hingga pemuda untuk menciptakan destinasi yang aman, tertata, dan berdaya saing,” ujarnya, Minggu (29/03/2026),

Ia menegaskan, keberadaan kawasan yang sebagian berada dalam atau berdekatan dengan wilayah konservasi di bawah kewenangan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan harus dipahami sebagai tanggung jawab bersama untuk menjaga kelestarian alam, bukan sebagai pembatas semata.

Dalam konteks ini, pembangunan pariwisata Batu Bara harus mengedepankan prinsip kehati-hatian, kepatuhan terhadap regulasi, serta perlindungan terhadap ekosistem pesisir.

Lebih lanjut, Widaruna juga mengajak masyarakat untuk tidak melihat kekurangan fasilitas sebagai kelemahan, tetapi sebagai ruang untuk berkontribusi.

Mulai dari penyediaan jasa transportasi lokal yang terstandarisasi, pelatihan pemandu wisata, hingga penguatan sadar wisata di tingkat desa, menurutnya dapat menjadi bagian dari gerakan bersama dalam membangun destinasi yang layak dan aman.

“Ini bukan hanya tugas pemerintah. Kita semua punya peran. Ketika masyarakat terlibat, maka pariwisata tidak hanya tumbuh, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi ekonomi lokal,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas wisata ilegal yang justru dapat merugikan daerah, baik dari sisi hukum maupun lingkungan.

Sebagai langkah awal, Pemerintah Kabupaten Batu Bara telah menerbitkan Surat Himbauan Nomor: 500.13/0595/2026 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Wisata yang Aman, Nyaman, dan Menyenangkan. Kebijakan ini diharapkan menjadi pedoman bersama dalam membangun tata kelola pariwisata yang lebih baik.

Dengan semangat kolaborasi, Pulau Salah Nama dan potensi wisata lainnya di Batu Bara diyakini dapat berkembang menjadi destinasi unggulan bukan hanya indah, tetapi juga aman, tertib, dan berkelanjutan.

“Kalau kita bangun bersama, kita jaga bersama, maka manfaatnya juga akan kita rasakan bersama,” tutup Widaruna. (End)

Berita Terkait