Batubara

Santri Butuh Sehat dan Berkarakter: Ponpes Al-Itqon Apresiasi Pembinaan Dosen FIK Unimed

post-img
Foto : Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Medan (Unimed) hadir melalui pengabdian masyarakat dengan fokus pada pembinaan karakter dan kesehatan para santri melalui media permainan bola voli mini. Kamis (12/06/2025)

LDberita.id - Batubara, Pondok Pesantren Al-Itqon Batu Bara mendapat pembinaan dari dunia akademik. Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Medan (Unimed) hadir melalui kegiatan pengabdian masyarakat dengan fokus pada pembinaan karakter dan kesehatan para santri melalui media permainan bola voli mini. Kamis (12/06/2025),

Kegiatan ini dipimpin oleh Drs. Zulfan Heri, M.Pd., didampingi para dosen FIK Unimed lainnya, yakni Dr. Amansyah, S.Pd., M.Pd., Puji Ratno, S.Si., M.Pd., dan Haris Kurniawan, M.Pd. Mereka tidak hanya membimbing secara langsung para santri, tetapi juga membawa dukungan nyata dalam bentuk sarana olahraga seperti bola voli dan perlengkapan pendukung lainnya.

Pimpinan Pondok Pesantren Al-Itqon, Ustadz Milhan Sayuti, menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran dan kontribusi dari bapak dosen FIK Unimed yang telah memberikan dampak positif, baik secara fisik maupun mental, bagi para santri.

“Kami sangat berterima kasih kepada para dosen dari FIK Unimed yang telah hadir dan berbagi ilmu dengan santri kami. Tidak hanya membimbing dengan pendekatan edukatif yang inspiratif, mereka juga membantu sarana olahraga berupa bola voli dan alat lainnya. Ini sangat berarti bagi kami dan semoga menjadi penyemangat baru bagi para santri dalam berolahraga,” ujar Milhan.

Lebih lanjut, ia menilai pendekatan olahraga seperti bola voli mini bukan hanya sekadar aktivitas fisik, melainkan juga sarana membangun nilai-nilai karakter santri.

“Permainan ini melatih sportivitas, kekompakan, tanggung jawab, dan kedisiplinan. Santri tidak cukup hanya kuat dalam ilmu agama, tetapi juga harus sehat jasmani dan matang secara emosi. Kehadiran tim Unimed memperkaya metode pendidikan kami di pesantren,” tambahnya.

Menurut Ustadz Milhan, dunia pesantren saat ini perlu terbuka terhadap kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk institusi perguruan tinggi, demi mencetak generasi santri yang unggul dalam berbagai aspek kehidupan.

“Kami siap membuka ruang kolaborasi yang lebih luas. Santri harus siap tampil bukan hanya di mimbar, tapi juga di tengah masyarakat. Kegiatan seperti ini adalah investasi karakter yang sangat penting bagi masa depan mereka,” tegasnya.

Sementara itu, Drs. Zulfan Heri, M.Pd., menyatakan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam hal pengabdian kepada masyarakat.

“Pesantren adalah mitra strategis dalam membangun generasi muda yang utuh kuat spiritual, cerdas emosional, dan sehat jasmani. Permainan bola voli mini menjadi salah satu metode efektif dalam menanamkan nilai-nilai karakter,” jelasnya.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana ceria dan penuh semangat ini tidak hanya memperkenalkan teknik dasar olahraga bola voli mini, tetapi juga mendorong keterampilan motorik, kecerdasan sosial, dan daya juang santri." tandasnya. (End)

Berita Terkait