LDberita.id - PDI Perjuangan melalui Ketua DPC Kota Tangerang Selatan, Wanto Sugito, mengusulkan agar PDI Perjuangan tidak usah bekerja sama dengan Partai Demokrat dan PKS. “Sikap Demokrat yang anggota DPR RInya selalumenerima gaji bulanan, namun tidak pernah ikut membahas rancangan undang-undang dengan alasan Covid-19 sama saja dengan makan gaji buta rakyat. Demikian halnya sikap PKS yang secara ideologi berbeda dengan PDI Perjuangan, dan dengan kalangan NU juga sering berbeda sikap sebaiknya tidak usah diajak kerjasama dalam pilkada maupun di dalam pileg 2024 yang akan datang”
Wanto yang lulusan UIN Syarif Hidayatullah tsb juga geram dengan sikap kader PKS Mardani yang secara sepihak menyerang Gibran, calon walikota Solo besutan PDI Perjuangan. “Sdr Mardani bersikap jantan saja. Mas Gibran itu basis pendidikan sangat baik dan selama ini selalu turun ke bawah. Daripada kader2 PKS campur tangan urusan internal PDIP, calonkan saja kader sendiri. Mana kader PKS yang telah berhasil sebagai kepala daerah? Tunjukkan itu!! Jadi bersaing secara sehat, jangan habya di sosmed. Sebaiknya PKS segera umumkan saja kadernya sendiri. Itu lebih fair”
Ketua DPP Bidang Ideoligi dan Kaderisasi, Djarot Syaiful Hidayat bisa memahami usulan Ketua DPC Kota Tangsel tsb. “Partai mengambil keputusan atas dasar pertimbangan ideologis bagaimana Pancasila dijalankan dalam seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Aspirasi untuk tidak bekerja sama dengan Partai Demokrat dan PKS banyak saya terima. Hal tsb juga positif, dengan kebersamaan antara Demokrat dan PKS yang berada diluar pemerintahan, sehat bagi demokrasi. PDI Perjuangan terus mendorong kerjasama politik dwngan seluruh Partai pengusung pemerintahan Jokowi. Apa yang gerjadi dengan sikap politik yang tidak jauh beda anyara Demokrat dan PKS justru memberikan peta ke depan bagaimana kedua Partai tsb semakin beriringan dalam kerjasama politik yang berbeda dengan arah PDI Perjuangan”
PDI Perjuangan di dalam setiap kaderisasi Partai memang selalu mengedepankan pentingnya kesadaran ideologi berdasarkan Pancasila, kesadaran politik, kesadaran organisasi, kesadaran untuk menyelesaikan masalah rakyat, dan kesadaran di dalam kehidupan berbangsa yang satu, namun dengan keanekaragaman sebagai rahmat.
Kerjasama Parpol dalam Pilkada 2024 merupakan embrio kerjasama Pemilu 2024 yang akan datang. “PDI Perjuangan terus kedepankan semangat gotong royong dan siap bekerja sama dengan Parpol Pendukung Pemerintah”, ujar Djarot. (js)
.jpg)




