Batubara

Pj. Bupati Dorong Partisipasi Pemilih, Dukcapil Batu Bara Masih Jauh dari Harapan

post-img
Foto : Pj. Bupati Batu Bara H. Heri Wahyudi Marpaung, S. STP, M.AP didampingi Plt. Kadis Dukcapil Khadir Lubis menyerahkan KTP Elektronik bagi para pemula, di Kantor Dinas Dukcapil, Kecamatan Air Putih, Senin (25/11/2024)

LDberita.id - Batubara, Penjabat (Pj) Bupati Batu Bara, H. Heri Wahyudi Marpaung, S.STP, M.AP, menyerahkan 1.500 KTP Elektronik kepada pemilih pemula di Kantor Dinas Dukcapil Kecamatan Air Putih. di Kantor Dinas Dukcapil, Kecamatan Air Putih, Senin (25/11/2024).

Langkah ini disebut sebagai upaya meningkatkan partisipasi pemilih pada Pilkada Serentak 2024.

Namun, di tengah gegap gempita seremonial ini, kinerja Dinas Dukcapil justru menuai sorotan di kalangan masyarakat.

Sementara Pj. Bupati Heri Wahyudi menyampaikan harapan agar pemilih pemula dapat berperan aktif dalam pesta demokrasi.

Fakta di lapangan menunjukkan bahwa pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten Batu Bara masih jauh dari memadai.

Target perekaman dan pencetakan KTP Elektronik yang semestinya rampung jauh sebelum akhir tahun tampaknya masih menjadi janji kosong yang diwarnai dengan antrean panjang, pelayanan lamban, dan distribusi KTP yang terkesan tak terkoordinasi.

"Ini bukan hanya soal angka, tapi soal komitmen. Apakah seribu lima ratus KTP yang diserahkan hari ini benar-benar solusi bagi masyarakat, atau sekadar pencitraan menjelang Pilkada" tanya seorang warga yang mengaku sudah hampir bulan menunggu KTP-nya yang tak kunjung selesai.

Plt. Kadis Dukcapil Khadir Lubis tampaknya memiliki tugas berat yang belum terselesaikan.

Dengan populasi pemilih pemula yang jauh lebih besar dari angka 1.500, capaian ini lebih menyerupai upaya menutupi kekurangan daripada langkah strategis yang terencanakan Dukcapil Batu Bara.

Bahkan, sebagian masyarakat mempertanyakan prioritas Dinas Dukcapil dalam menyelesaikan pekerjaan yang sudah lama tertunda.

Pj. Bupati Heri sendiri tampaknya menyadari urgensi ini. Dalam tinjauannya, ia menekankan bahwa pemilih pemula harus dilibatkan secara maksimal dalam Pilkada,

Namun tanpa sistem pelayanan administrasi yang baik, bagaimana mungkin hak-hak dasar warga dapat terpenuhi.

Dukcapil seharusnya tidak hanya berfokus pada simbolisme angka, tetapi juga pada solusi menyeluruh yang mampu menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Penyerahan simbolis ini seolah menjadi cermin bahwa banyak pekerjaan rumah yang masih dibiarkan menggantung.

Dari sistem perekaman yang kerap bermasalah hingga distribusi KTP yang tak kunjung selesai, semua ini menunjukkan bahwa Dukcapil Batu Bara sedang berada dalam krisis kinerja.

Jika ini yang disebut sebagai upaya menyukseskan Pilkada, maka kita patut bertanya: keberhasilan siapa yang sebenarnya dirayakan.

Bagi Pj. Bupati Heri, yang telah berulang kali mendorong peningkatan pelayanan publik, ini mungkin menjadi alarm terakhir bagi Dinas Dukcapil untuk segera berbenah.

Karena partisipasi pemilih yang diharapkan bukan hanya soal mendatangi TPS, tetapi soal keyakinan bahwa pemerintah mampu memberikan pelayanan yang layak dan tepat waktu.

Batu Bara butuh lebih dari sekadar angka di atas kertas atau acara seremonial yang megah.

Batu Bara butuh perubahan nyata yang dimulai dari komitmen, keadilan, dan efisiensi dalam setiap pelayanan publik. Dan saat ini, bola panas itu ada di tangan Dukcapil." tandasnya. (End)

Berita Terkait