LDberita.id - Medan, Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas wawasan kelembagaan, serta memperkuat pembinaan karakter dan kepemimpinan santri, Pondok Pesantren Al-Itqon Batu Bara melaksanakan kunjungan silaturahmi dan studi banding ke Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan, Kamis (29/10/2026),
Rombongan Al-Itqon Batu Bara yang berjumlah 13 orang terdiri atas sembilan santri putra dan empat guru/ustaz. Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren Al-Itqon Batu Bara, Ustaz Milhan As Sayuti, S.Ag.
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Wakil Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Ustaz Carles Ginting, BHSc., M.I.Kom., beserta jajaran pengurus pesantren.
Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi para santri dan asatiz Al-Itqon untuk memperoleh pengalaman serta pengetahuan secara langsung mengenai sistem pendidikan, pola pembinaan santri, hingga tata kelola organisasi santri yang diterapkan di lingkungan Ar-Raudlatul Hasanah.
Dalam pertemuan tersebut, rombongan memperoleh berbagai arahan dan wawasan tentang pentingnya membangun organisasi santri yang tertib, transparan, dan terstruktur. Organisasi santri tidak sekadar menjadi wadah pelaksanaan kegiatan, tetapi juga merupakan bagian integral dari proses pendidikan dalam menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, serta pembentukan karakter.
Bagi Pondok Pesantren Al-Itqon Batu Bara yang terus berupaya mengembangkan kualitas pendidikan dan pembinaan santri, pengalaman tersebut diharapkan menjadi referensi berharga dalam memperkuat tata kelola kelembagaan serta meningkatkan mutu pendidikan pesantren ke depan.
Pihak Pondok Pesantren Al-Itqon Batu Bara juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada keluarga besar Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan atas sambutan hangat, keterbukaan, serta kesempatan berbagi ilmu dan pengalaman kepada seluruh rombongan.
Melalui kunjungan ini, diharapkan terbangun hubungan silaturahmi dan kerja sama yang berkelanjutan antara kedua lembaga pendidikan Islam, sekaligus menjadi langkah positif dalam mendorong kemajuan pendidikan pesantren, khususnya di Kabupaten Batu Bara. (End)





