Batubara

Ketua NU Batubara Tutup Makesta Ke-4: Ajak Kader IPNU dan IPPNU Batubara Perkuat Ideologi Bangsa

post-img
Foto : Ketua PCNU Kabupaten Batubara, H. Bakhtiar Mogaza, saat menghadiri acara penutupan makesta akbar ke-4 IPNU dan IPPNU Batubara, Sabtu, 12/06

LDberita.id - Batubara, Dalam upaya pengembangan dan pembinaan organisasi, PC IPNU dan IPPNU Batubara melaksanakan Makesta ke-4 di MAN Batubara mulai tanggal, 11-12 Juni 2022. Makesta yang dilaksanakan diikuti sebanyak 60 peserta secara tekun yg disampaikan nara sumber dari Polres Batubara, Kemenag dan PCNU Batubara dan alumni IPNU dan IPPNU," ujar ketua NU H. Bakhtiar Mogaza.

Dalam acara penutupan Makesta ke-4 IPNU dan IPPNU, ketua PCNU Batubara H. Bakhtiar Mogaza mengatakan untuk menjadi anggota IPNU & IPPNU wajib mengikuti Makesta (masa perkenalan anggota) dan secara legalitas baru menjadi anggota IPNU dan IPPNU, untuk itu diharapkan apa yang diberikan dalam Makesta, IPNU dan IPPNU yg merupakan kader muda NU harus mampu menunjukkan jati diri yg tampil beda dalam belajar terlebih kesantunan dan adab bercirikan muzakkaroh An-Nahdliyin.

IPNU dan IPPNU sebagai kader muda Nahdlatul Ulama tunjukkan kemampuan yang kompetitif dalam mengikuti olympiade sainstis dan keagamaan membentuk kepribadian mandiri sebagai ujud pelopor generasi muda masa depan bangsa, ujarnya yg didampingi Rois Syuriyah Kyai Tahan Siregar. Acara dilanjutkan Pembaitan IPNU dan IPPNU oleh Jasmi Assuyuti SH. MH,wakil ketua PCNU Batubara menanam rasa kesetian terhadap NU Pancasila dan UUD 1945 dalam NKRI.

Ketua IPNU Batubara, Cak Budi dalam sambutannya di kegiatan Makesta mengatakan, bahwa di dalam Pancasila sudah tercermin nilai-nilai dalam agama Islam. Di antaranya nilai tauhid, toleransi sesama manusia, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial,

“Maka dari itu, sudah jelas ideologi Pancasila selaras dengan ajaran Islam dan kultur negara Indonesia, tidak perlu diperdebatkan lagi atau malah diubah dengan yang lain,” ujarnya kepada sibermedia.id, pada Sabtu (11/06/2022).

Menurutnya, sebagai kader IPNU-IPPNU, utamanya yang bergerak di lingkungan sekolah dan kampus hendaknya terus menerapkan prinsip hubbul wathan minal iman. Hal ini merupakam salah satu upaya memperkuat ideologi bangsa dengan mengamalkan nilai-nilai yang dikandungnya.

“Apalagi IPNU-IPPNU merupakan barisan terdepan, utamanya dalam merawat dan menjaga akidah Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah,” katanya.

Selain itu, Ketua IPPNU Batubara, Endang Wahyuni mengatakan, bahwa nilai Pancasila dengan ideologi Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah memiliki keselarasan. Maka dari itu, pemahaman tentang Pancasila sebagai ideologi bangsa harus ditekankan untuk menghindari maraknya radikalisme yang menggerogoti lingkup pelajar dan dunia kampus,

“Dan, salah satu upaya yang bisa dilakukan ialah dengan berdakwah melalui konten-konten yang positif,” ungkapnya.

Kita harus menjadi banteng utama dalam menangkal radikalisme, serta menguasai literasi digital untuk menanamkan prinsip hubbul wathan minal iman,” ujar Cak Budi.

Diketahui, bahwa penetapan Pancasila melalui berbagai tirakat dan istikharah yang dilakukan oleh muassis NU Hadratussyaikh KH M. Hasyim Asy’ari. Atas ikhtiar lahir dan batin Mbah Hasyim tersebut, akhirnya rumusan Pancasila bisa diterima oleh kalangan pelajar dan semua pihak serta menjadi pemersatu bangsa Indonesia hingga saat ini.

Kegiatan makesta akbar ini juga dihadiri oleh Asisten I Bupati Batubara,  Kbo. Intelkam Polres Batubara, Kakan Kemenag Batubara, Sakoanda Siregar, S.Ag, Erwin Tora, dan Pengurus NU Batubara, Erwin Parlindungan Nasution, S.Ag., MM. yang juga sebagai Kepala Sekolah MAN Batubara. (Elkin)

Editor: IPNU Batubara

Berita Terkait