Batubara

Kapal Milik Pemkab Batubara Berserakan, Pengawasan dari Kepala Badan Aset Perlu di Pertanyakan?

post-img
Foto : Belasan kapal milik pemerintah Kabupaten Batubara yang terdapat di jembatan Bajang Desa Sidomulyo terlihat berserakan

LDberita.id - Batubara, Belasan kapal milik pemerintah Kabupaten Batubara yang terdapat di jembatan Bajang Desa Sidomulyo Kecamatan Sei Balai terlihat berserakan alias banyak yang mangkrak, pada Sabtu (17/9/2022).

Kapal-kapal dengan berbagai jenis fiber yang dibeli oleh pemerintah setempat menggunakan uang APBD Batubara itu terlihat tak terawat, sebagian besar kondisinya hancur terendam hingga aset Batubara menjadi merugi, dan disini kita perlu juga mempertanyakan tugas dan tanggung jawab kepala Badan Keuangan dan Aset Pemkab Batubara selaku penanggung jawab barang-barang milik Pemkab Batubara.

Menurut catatan zulnas.com, sedikitnya lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Batubara yang memiliki Aset Kapal adalah Dinas Perikanan, Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar), Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Dinas Perhubungan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batubara.

Belasan Kapal-kapal dari enam OPD itu dibeli sejak zaman Eks Bupati OK Arya Zulkarnain hingga Zaman Bupati Batubara Zahir-Oky

Jika dilihat, Kondisi kapal yang berjejer di lokasi Workshop Jembatan Bajang itu terasa sayang jika dibiarkan begitu saja, padahal semua kapal-kapal itu adalah aset Pemkab Batubara yang jika dilelang tentu akan menghasil pendapatan bagi daerah.

Anehnya, saat saya mendatangi lokasi jembatan Bajang yang terdapat di Desa Sidomulyo Kecamatan Sei Balai Kabupaten Batubara sebagain besar warga mengenal Eks Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain.

Hal tersebut diketahui, saat saya dan teman-teman wartawan mencari lokasi jembatan Bajang yang dibangun sejak zaman Bupati R Sihotang Tahun 1995 itu.

Saat saya bertanya kepada warga, Ibu-ibu Lokasi Jembatan Bajang itu dimana? Sejumlah ibu-ibu paruh baya menjawab itu Oh Jembatan OK Arya, dia langsung memberikan arah dan lokasi jembatan itu dengan memberikan isyarat dan tanda-tanda lokasinya tak jauh dari perjalan yang kami lakukan,

"Dulu pak OK Arya sering datang bang, bawa bantuan, kami warga senang, tapi sekarang udah gak pernah datang lagi pak OK Arya," Tutur seorang ibu yang rumahnya tak jauh dari lokasi titik Bajang itu.

Kami kemudian langsung mengajak dialog, sejumlah warga mengatakan kapal-kapal pak OK Arya itu sekarang jarang digunakan, dan mereka juga mengatakan sayang, kapal-kapal mulai hancur berlumut dimakan usia, kira-kira gitulah kurang lebihnya sambil berlogat Jawa.

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Batubara, Fahri Iswahyudi, meminta kepada dinas terkait untuk bertanggung jawab atas rusak atau terlantarnya sejumlah kapal milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batubara, di Jembatan Bajang Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batubara.

Dinas terkait harus bertanggung jawab, karena pembelian kapal itu menggunakan uang negara, jadi harus dipertanggungjawabkan. Harus ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten Batubara,” ungkap Fahri Iswahyudi, Sabtu (17/9/2022).

Politikus Partai Golkar itu mengatakan, permasalahan kapal akan segera diagendakan untuk dibahas melalui rapat dengar pendapat (RDP) bersama dinas terkait.

Permasalah ini akan kita usulkan untuk dibahas melalui RDP. Sayang aset pemerintah kalau ditelantarkan begitu saja. Kita akan minta keterangan berapa biaya yang dianggarkan untuk perawatan dan pemeliharaan kapal. Tak hanya itu, sejak tahun berapa itu tidak digunakan. Berapa biaya penjagaan kapal itu, karena informasi ada beberapa bagian kapal yang raib/hilang." pungkasnya. (Fh)

Berita Terkait