LDberita.id - Deli Serdang, Dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Medan (Unimed) menunjukkan komitmen dalam mendukung pembinaan olahraga di tengah masyarakat melalui kegiatan pendampingan kepada para pelatih Sekolah Sepak Bola (SSB) di Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang.
Sebagai salah satu wilayah yang dikenal rutin melahirkan talenta sepak bola hingga level nasional, Kecamatan Hamparan Perak memiliki potensi besar dalam pengembangan olahraga, khususnya sepak bola.
Namun, tingginya antusiasme anak-anak untuk berlatih sepak bola belum sepenuhnya diimbangi dengan ketersediaan pelatih yang memiliki kompetensi memadai, khususnya dalam menyusun program latihan yang sistematis dan inovatif.
Menyadari hal tersebut, tim dosen FIK Unimed yang diketuai oleh Haris Kurbiawan, S.Pd., M.Pd, bersama anggota Drs. Zulfan Heri, M.Pd., Mhd. Fahmi, S.Si., M.Or., Argubi Silwan, S.Pd., M.Pd., dan Dicky Edward Daulay, S.Pd., M.Pd., merasa terpanggil untuk memberikan kontribusi nyata dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan ini juga merupakan implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan akademik.
Program pendampingan dan pelatihan ini dilaksanakan pada 3 Juli 2025 di Lapangan Sepak Bola Candra Dimuka, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang.
Sebelum kegiatan dimulai, tim telah melakukan observasi menyeluruh di lapangan untuk memetakan kebutuhan dan tantangan yang dihadapi para pelatih. Hasil observasi menunjukkan masih terbatasnya pemahaman para pelatih terhadap konsep periodisasi latihan, variasi metode latihan, serta penggunaan media dan alat bantu latihan yang efektif.
Argubi Silwan, S.Pd., M.Pd., selaku narasumber utama dalam kegiatan ini, menekankan pentingnya pembaruan wawasan bagi para pelatih sebagai ujung tombak pembinaan atlet usia dini.
“Para pelatih harus mampu menyusun program latihan yang terencana, terukur, dan menyesuaikan dengan karakteristik peserta didik. Hal ini sangat penting untuk mendukung pengembangan potensi fisik, teknik, serta mental anak-anak,” ungkapnya.
Selain pemberian materi teori, kegiatan ini juga diisi dengan sesi praktik langsung, di mana para pelatih dibimbing untuk merancang variasi latihan teknik dasar, strategi permainan, hingga pemanfaatan alat bantu yang sederhana namun efektif.
Kegiatan ini diakhiri dengan penyerahan simbolis alat latihan sebagai wujud dukungan Dosen FIK Unimed terhadap penguatan fasilitas pelatihan di lapangan.
Coach Enanta Setia Abdhy, salah satu pelatih SSB Kecamatan Hamparan Perak, menyampaikan apresiasi yang atas pendampingan yang diberikan. Ia juga berharap kolaborasi antara Unimed dan Asosiasi Pelatih SSB Kecamatan Hamparan Perak dapat terus berlanjut dan semakin diperkuat di masa mendatang.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Rektor Universitas Negeri Medan, Prof. Dr. Ir. Baharuddin, ST., M.Pd, yang telah memberikan dukungan sehingga Asosiasi Pelatih SSB Kecamatan Hamparan Perak dapat dijadikan mitra dalam program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) tahun 2025.
Ketua tim kegiatan, Haris Kurbiawan, S.Pd., M.Pd, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar transfer pengetahuan, melainkan juga sebagai bentuk nyata kepedulian akademisi terhadap pembangunan olahraga di masyarakat.
“Kami ingin para pelatih mampu menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing, sehingga pembinaan olahraga, khususnya sepak bola, dapat berjalan lebih terstruktur, profesional, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan para pelatih SSB di Kecamatan Hamparan Perak semakin kompeten dalam mendidik dan melatih anak-anak, sehingga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah hingga kancah nasional bahkan internasional.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran strategis perguruan tinggi, khususnya Dosen-Dosen Unimed, sebagai motor penggerak dalam pembangunan sumber daya manusia di bidang olahraga, serta wujud nyata kepedulian akademik terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pembinaan olahraga yang berkelanjutan." tandasnya. (Yaser)
.jpg)



