Batubara

Pj. Bupati Nizhamul Diminta Bertindak : Banyaknya OPD Batu Bara yang Kosong dan Rangkap Jabatan

post-img
Foto : Ketua Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Batu Bara, Jasmi Assayuti

LDberita.id - Batubara, Ketua Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Batu Bara, Jasmi Assayuti, mendesak Pejabat Bupati Batu Bara, Nizhamul untuk segera melakukan evaluasi terhadap kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di wilayah tersebut.

Desakan ini muncul karena banyaknya posisi di OPD yang kosong serta adanya praktik rangkap jabatan yang dinilai merugikan efektivitas pemerintahan.

Jasmi Assayuti menegaskan bahwa tujuan utama dari evaluasi ini adalah untuk memudahkan segala bentuk pelayanan terhadap masyarakat serta menata administrasi pemerintahan yang lebih baik.

"Segera dilakukan evaluasi terhadap kekosongan sejumlah OPD di lingkungan Pemkab Batu Bara, tak lain adalah untuk memudahkan segala pelayanan terhadap masyarakat dan juga bagaimana menata administrasi dan pelayanan sehingga mereka mengetahui kendala yang ada selama ini," ujar Jasmi, di Lima Puluh Pesisir, Jumat (07/06/2024).

Lebih lanjut, Jasmi menjelaskan beberapa OPD yang saat ini kosong dan dirangkap jabatan antara lain adalah Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Badan Pendapatan Daerah, Dinas Pendidikan, dan banyak lagi yang lainnya.

“Kekosongan jabatan dan rangkap jabatan ini sangat merugikan, karena beban kerja yang berat dan kurangnya fokus pada tugas pokok masing-masing pejabat,” katanya.

Menurut Jasmi, kekosongan dan rangkap jabatan dalam OPD tidak hanya menghambat kelancaran operasional pemerintahan, tetapi juga berpotensi mengganggu pelaksanaan program-program yang telah dirancang.

"Banyak program yang seharusnya berjalan dengan baik justru terhambat karena masalah ini. Kita butuh pejabat yang fokus dan berkompeten disetiap posisi agar roda pemerintahan bisa berjalan optimal," katanya.

Jasmi Assayuti menambahkan bahwa evaluasi menyeluruh sangat diperlukan untuk memastikan setiap jabatan diisi oleh individu yang memiliki kapabilitas dan dedikasi tinggi. Hal ini penting untuk meningkatkan kinerja pemerintahan dan pelayanan publik.

“Kekosongan jabatan menyebabkan beban kerja yang tidak seimbang, sedangkan rangkap jabatan bisa mengurangi efektivitas dan fokus kerja pejabat yang bersangkutan,” tambahnya.

ISNU juga menggarisbawahi pentingnya transparansi dalam proses pengisian jabatan yang kosong. Mereka mendesak agar rekrutmen pejabat dilakukan melalui mekanisme yang jelas dan akuntabel untuk menghindari praktik nepotisme dan memastikan setiap posisi diisi oleh orang yang tepat.

“Transparansi adalah kunci agar masyarakat percaya pada pemerintahan. Kita harus memastikan proses yang adil dan terbuka,” kata Jasmi.

Selain itu, ISNU juga menyampaikan keyakinan bahwa Pj. Bupati Nizhamul adalah sosok yang bijak dan mampu meletakkan pejabat-pejabat yang layak pada posisi yang tepat.

"Pj Bupati Batu Bara Nizhamul adalah orang yang bijak dan sudah pasti paham betul meletakkan pejabat-pejabat yang layak untuk ditugaskan," tegas Jasmi.

Masyarakat Batu Bara berharap dengan adanya evaluasi ini, kinerja pemerintahan dapat lebih baik dan program-program pembangunan yang telah dirancang dapat terealisasi dengan maksimal.

"Kita semua ingin melihat Batu Bara maju dan berkembang. Evaluasi ini adalah langkah penting untuk memastikan tujuan tersebut tercapai," pungkas Jasmi Assayuti.

Dengan langkah-langkah yang tepat, diharapkan pemerintah Kabupaten Batu Bara dapat memperbaiki kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat." tutupnya. (End)

Berita Terkait