Politik

NasDem Jatim Maksimalkan Peran BAHU untuk Kawal Demokrasi

post-img
Foto : Bimtek Hukum Acara Perkara PHPU tersebut diikuti puluhan delegasi advokat yang berasal dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) NasDem yang ada di seluruh kabupaten dan kota se-Jawa Timur, Sabtu (24/6) hingga, Minggu (25/6)

LDberita.id - Jatim, Memasuki pesta demokrasi 2024 mendatang Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Provinsi Jawa Timur (Jatim) terus memaksimalkan peran dan keberadaan Badan Advokasi Hukum (BAHU) untuk ikut mengawal kemenangan sekaligus mengawal jalannya demokrasi yang jujur, adil, dan transparan.

Demikian ditekankan Ketua DPW NasDem Jatim, Sri Sajekti Sudjunadi saat membuka Bimtek Hukum Acara Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang digelar di kantor DPW NasDem Jatim, baru-baru ini.

Bimtek Hukum Acara Perkara PHPU tersebut diikuti puluhan delegasi advokat yang berasal dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) NasDem yang ada di seluruh kabupaten dan kota se-Jawa Timur.

Sri Sajekti Sudjunadi mengatakan para peserta diharapkan dapat semakin terasah baik kemampuan dan keterampilan hukum bila terjadi sengketa pemilu.

“Kami siap melawan bila terjadi kecurangan. Partai NasDem sangat siap menghadapi Pemilu yang akan digelar pada 14 Februari 2024,” kata dia.

Kemudian Ketua Panitia Bimtek PHPU Toni Tama Tompol menambahkan, Bimtek diadakan selama dua hari, mulai Sabtu (24/6) hingga, Minggu (25/6).

Partainya kata dia ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa NasDem punya tekad untuk ikut menegakkan proses demokrasi agar semakin hari semakin baik. Sistem pemilu yang bebas, langsung dan rahasia, transparan, jujur dan adil harus terus menerus didengungkan kepada semua pihak.

”Partai NasDem siap membawa dan mengawal demokrasi, siap menjaga struktur partai hingga tingkat tempat pemungutan suara (TPS),” kata dia.

Dia melanjutkan setelah mengikuti Bimtek PHPU, para peserta dari DPD-DPD se-Jawa Timur diminta melakukan bimbingan kepada bagi caleg yang ada di daerah-daerah dan saksi-saksi. Saksi dari Partai NasDem kata dia harus tahu yang dilakukan terjadi kecurangan.

“Bekalnya kita harus kualitas karena di MK ada keterbatasan waktu sehingga harus dipersiapkan secara matang,” kata dia. Pada kesempatan itu juga hadir delegasi DPP BAHU NasDem, Ucok Edison Marpaung. (Red)

Berita Terkait