LDberita.id - Babel, Kapal milik PT Pelni, KM Bukit Raya akan memberangkatkan 1.000 orang dari Kabupaten Bangka dan 500 orang dari Belitung menuju DKI Jakarta pada Kamis (22/6/2023) pukul 06.00 WIB dari Pelabuhan Belinyu.
Ribuan kader/simpatisan DPD PDI Perjuangan Bangka Belitung ini berangkat ke Jakarta untuk meramaikan acara puncak peringatan Hari Ulang Tahun Bung Karno di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Sabtu (24/6/2023) mendatang.
Ketua DPD PDI Perjuangan Babel, Didit Srigusjaya mengatakan total 1.625 orang kader simpatisan akan pergi ke Jakarta meramaikan acara puncak peringatan Hari Ulang Tahun Bung Karno. Ia menjelaskan kader, simpatisan dari Babel akan merayakan Haul Bung Karno di Gelora Bung Karno.
"Mereka pergi menggunakan kapal TP Pelni sebanyak 1.500 orang. 1.000 orang dari Kabupaten Bangka dan 500 orang dari Kabupaten Belitung dengan menggunakan satu kapal," kata Didit kepada Bangkapos.com, Rabu (21/6/2023).
Didit menambahkan, pengiriman kader/simpatisan sebanyak 1.500 orang pada Kamis (22/6/2023) besok, merupakan tahap kedua. Setelah sebelumnya, DPD PDI Perjuangan Babel mengirimkam 75 orang yang telah berangkat terlebih dahulu, menggunakan pesawat terbang.
"Itu tahap kedua. Tahap pertama sudah berangkat 75 orang, menggunakan pesawat, Nanti, selanjutnya hari Jumat, 50 orang menggunakan pesawat. Jadi yang akan merayakan Haul Bung Karno 1.625 orang, datang ke Gelora Bung Karno yang dilaksanakan 24 Juni 2023," terangnya.
Didit mengatakan sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Babel, ia mengajak anak bangsa untuk melakukan konsolidasi dalam menjaga NKRI dalam momen Halu Bung Karno. Diharapkan semua generasi muda dapat, terinspirasi terkait perayaan ini.
"Kita berharap anak bangsa terinspirasi, merawat dan melaksanakan perjuangkan Bung Karno. Maknanya, kita di sini, sebagai suatu bentuk, rasa jiwa nasionalisme sebagai anak muda. Agar bisa bangkit kembali, dalam meneladani perjuangan, pemikiran, Bung Karno," kata Didit.
Terutama kata Didit, ketika Bung Karno merebut, merawat dan mempertahankan kemerdekaan NKRI.
"Saya kira nasionalisme kita sudah mulai pudar terutama anak bangsa, banyak melakukan hujatan caci maki. Ini sangat disayangkan, mudah-mudahan tahun ini dapat dimaknai bagaimana sejarah perjuangan bangsa ini. Sehingga tumbuh rasa nasionalisme terhadap anak-anak bangsa sehingga punya kebanggaan," harapnya. (Tim)
.jpg)



