LDberita.id - Tangerang, Merujuk data dari aplikasi Elipski (Elektronik Literasi Pustaka Keagamaan Islam), literasi keagamaan Islam mengalami peningkatan. Hal itu dapat dilihat dari jumlah perpustakaan masjid seluruh Indonesia mencapai 440 unit. Terkait itu, Koordinator Fungsi Kepustakaan Islam Kemenag Abdullah Alkholis, mengajak masyarakat untuk menggiatkan literasi melalui Perpustakaan Masjid.
"Berdasarkan data (Elipski), terdapat 440 unit perpustakaan masjid di seluruh Indonesia. Angka ini terus berkembang dari tahun ke tahun. Kami mengajak masyarakat untuk menggiatkan literasi di masjid-masjid," kata Abdullah.
Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Coaching Clinic Penulisan Naskah Keislaman Moderat Angkatan I, yang diikuti perwakilan Penyuluh Agama Islam (PAI) Jabodetabek, Jawa Tengah, dan para penggerak literasi, Rabu (15/3/2023).
Abdullah menambahkan, keaktifan pemerintah dan masyarakat di lingkungan masjid sangat penting dalam meningkatkan literasi keagamaan Islam di Indonesia.
Abdullah menyebut, Standar Nasional Pengelolaan (SNP) Perpustakaan Rumah Ibadah (Masjid) akan segera diterbitkan Kemenag untuk meningkatkan kualitas Perpustakaan Masjid.
Kegiatan Coaching Clinic Penulisan Naskah Keislaman Moderat Angkatan I berlangsung selama empat hari, Rabu-Sabtu (15-18/3/2023) di Tangerang, Banten. Dalam kegiatan itu, Subdit Kepustakaan Islam menerima secara simbolis buku berjudul Antolog, Kusebut Namamu dalam Seribu Warna' hasil kerja sama penerbit Satu Pena dengan Kanwil Kemenag Jawa tengah. Selain itu, Subdit Kepustakaan Islam juga menerima buku berjudul Genggam Semangat Moderasi Beragama dari Kantor Kemenag Wonosobo." tandasnya.
Editor : IPNU Batu Bara
.jpg)




