Agama

Kado Hari Santri: Ditjen Pesantren Segera Berdiri, Hapus Kesenjangan Layanan Dunia Santri

post-img
Foto : Menteri Agama Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA

LDberita.id - Jakarta, Kementerian Agama Republik Indonesia kini berada di ambang sejarah baru. Setelah puluhan tahun pesantren menjadi pilar pendidikan akar rumput bangsa, pemerintah akhirnya bersiap meresmikan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren, lembaga yang akan secara khusus mengurusi kepesantrenan dan kehidupan santri di seluruh Indonesia.

Menteri Agama Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA mengungkapkan, seluruh proses administrasi dan persyaratan pembentukan Ditjen Pesantren telah rampung. Berkas final kini berada di meja kerja Presiden Prabowo Subianto untuk disahkan.

“Alhamdulillah, seluruh proses sudah selesai. Surat dari Kemenpan RB sudah dikirim ke Presiden, dan kini tinggal menunggu pengesahan. Mudah-mudahan ini bisa menjadi kado istimewa dari Bapak Presiden untuk seluruh santri Indonesia di Hari Santri Nasional,” ujar Nasaruddin Umar di Kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Selasa (21/10/2025),

Langkah ini disebut sebagai bentuk penghargaan negara terhadap pesantren yang selama ini tidak hanya mencetak ahli agama, tetapi juga melahirkan generasi pembangun bangsa di bidang sosial, ekonomi, hingga teknologi.

Jika resmi disahkan, Ditjen Pesantren akan menggantikan posisi Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), setelah urusan haji dan umrah beralih ke Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, yang kini berdiri secara mandiri.

Para pengasuh pesantren dan santri di berbagai daerah menyambut kabar ini dengan penuh syukur. Mereka menilai langkah Presiden Prabowo Subianto merupakan bukti nyata keberpihakan negara terhadap dunia pesantren, yang selama ini berkontribusi besar dalam mencetak karakter bangsa berlandaskan nilai keislaman dan kebangsaan.

“Pesantren telah menjadi benteng moral bangsa. Jika nanti ada Ditjen Pesantren, itu bukan hanya kemenangan bagi santri, tapi kemenangan bagi Indonesia,” ujar salah satu pengasuh pesantren di Jawa Timur.

Dengan pengesahan yang diharapkan dilakukan tepat pada 22 Oktober 2025, Hari Santri Nasional tahun ini akan menjadi momen bersejarah: hari ketika negara memberi penghormatan tertinggi kepada santri dan lembaga pesantren sebagai garda penjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan." tandasnya. (tim)
 

Berita Terkait