LADANG BERITA - Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Agus Andrianto mengapresiasi adanya 'Kampung Tangguh Semeru' di beberapa wilayah di Provinsi Jawa Timur (Jatim). Salah satunya Kampung Tangguh RW 12, Desa Waru, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.
"Ada lima Kampung Tangguh Semeru di Jatim yang kami kunjungi. Apresiasi setinggi-tingginya atas peran serta warga, perangkat desa, para relawan, dan berbagai instansi yang terlibat. Keberadaan Kampung Tangguh ini terbukti mampu menguatkan pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam hal ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19," kata Komjen Pol Agus Andrianto dalam keterangan persnya, Minggu (31/5/2020).
Agus mengaku kagum dengan konsep Kampung Tangguh Semeru yang mencakup segala aspek ketahanan, membuat masyarakat tangguh dari sisi kesehatan, SDM,
Keamanan, informasi, budaya, hingga logistik.
Menurut Agus, Kampung Tangguh yang tak hanya fokus dalam penanggulangan persebaran Covid-19, akan tetapi membangun ketahanan pangan masyarakat, bisa menjadi solusi terkait antisipasi peringatan Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO), tentang kemungkinan terjadinya kelangkaan pangan dunia akibat dampak Covid-19.
"Semoga dengan adanya Kampung Tangguh Semeru dapat menjadi role model bagi wilayah-wilayah lain di Indonesia. Nanti juga akan kami sampaikan kepada Kapolri terkait konsep Kampung Tangguh Semeru yang begitu tepat dalam menghadapi pandemi Covid-19," katanya.
Selain itu, Agus juga menyalurkan bantuan dari Kapolri Jenderal Idham Azis kepada warga terdampak Covid-19 di RW 12 Desa Waru, berupa 250 kilogram beras, 20 kardus mi instan, dan 60 liter minyak goreng."Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji mengatakan di Kabupaten Sidoarjo terdapat 183 Kampung Tangguh Semeru, 67 di antaranya merupakan pilot project yang nantinya dapat dijadikan contoh bagi desa lain, khususnya desa di kecamatan yang mendapat status zona merah."Pungkasnya.(as)
.jpg)



