LDberita.id - Bengkulu, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Bengkulu, Muhammad Abdu menegaskan, pengurus Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Kabupaten Seluma dan Bengkulu Selatan mesti mencegah politisasi masjid jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
"Sekarang kita memasuki tahun politik. Harus kita cermati dengan menjaga masjid-masjid kita dari politisasi dan intoleransi," tuturnya dalam pengukuhan BKM Seluma dan Bengkulu Selatan, Kamis (21/9/2023).
Kakanwil menegaskan, peran BKM harus terus ditingkatkan dalam menjaga masjid dari politisasi. Masjid, menurutnya, mesti menjadi tempat ibadah yang moderat.
Ia mengatakan, kualitas pelayanan dan kesejahteraan masjid menjadi tanggung jawab BKM.
"Masjid dapat menjadi tempat yang nyaman dan inspiratif bagi seluruh jemaah jika seluruh pengurus dan anggota BKM memiliki komitmen, kerja sama, dan partisipasi yang aktif," imbuhnya.
Ia melanjutkan, pengelolaan aset juga menjadi hal yang tidak luput dari tugas BKM. Aset masjid, imbuhnya, harus dikelola demi kemaslahatan bersama.
"Aset-aset BKM mesti dikelola sesuai kemaslahatannya," tandas Kakanwil. (Red)
.jpg)




