LDberita.id - Batubara, Dalam sebuah pernyataan yang penuh makna, Jasmi Assayuti, pengasuh Pondok Pesantren Al-Itqo Batu Bara, menyampaikan pesan mendalam tentang kehidupan dan pencarian makna sejati.
Dalam pernyataannya, Assayuti menekankan pentingnya memiliki ilmu yang bermanfaat meskipun dalam jumlah yang sedikit, dari pada mengejar kekayaan atau kesalehan secara berlebihan, ucapnya kepada anak-anak santri Al-Itqon Batu Bara, Pada Minggu (28/07/2024).
"Di kehidupan ini, ada yang sudah mengatur segala sesuatu. Tidak perlu terlalu muluk-muluk dalam mengejar kekayaan atau kebaikan.
Yang terpenting adalah memiliki ilmu, meskipun sedikit, tetapi jika ilmu itu barokah dan bermanfaat, itu sudah lebih dari cukup," ujar Assayuti.
Menurut Assayuti, banyak orang terjebak dalam ambisi duniawi, berusaha menjadi kaya atau alim dalam waktu singkat, tanpa menyadari bahwa keseimbangan dan kualitas dalam pencarian ilmu jauh lebih penting.
Ia menekankan bahwa ilmu yang memberikan barokah dan manfaat kepada orang lain adalah tujuan utama dalam hidup.
Pesan ini mengajak para santri dan masyarakat untuk lebih fokus pada pengembangan diri yang berguna dan berharga, serta untuk menghindari tekanan untuk mencapai status atau pencapaian materi secara cepat.
Dengan mengedepankan pengetahuan yang bermanfaat, diharapkan setiap individu dapat menjalani hidup yang lebih bermakna dan memberi kontribusi positif kepada masyarakat yang ada dilingkungan kita.
Assayuti juga menambahkan bahwa dengan memiliki ilmu yang bermanfaat, seseorang tidak hanya memperoleh keberkahan dalam kehidupan ini tetapi juga dapat memberikan dampak positif bagi orang-orang di sekitar mereka.
Ia juga memberikan perspektif baru mengenai cara hidup yang lebih sederhana namun penuh makna, dan menginspirasi banyak orang untuk lebih menghargai ilmu dan pengetahuan dalam perjalanan hidup mereka sehari-hari, tutupnya. (End)
.jpg)



