Sumut

Bulan Sukarno, Ini Pesan Japorman Saragih

post-img

Medan - (LADANG BERITA) Bukanlah sosok yang nama dan fotonya harus menghiasi setiap dinding, baju, peci atau yang lainnya, akan tetapi Sukarno adalah Spirit yang harus dijiwai oleh seluruh Kader PDI Perjuangan yang mengklaim dirinya sebagai penerus ideologi Sukarno, nilai-nilai ajaran Sukarno juga harus menyatu dengan darah disetiap nadi para kader mulai dari elit hingga akar rumput,
Hal itu disampaikan oleh Japorman Saragih dalam pernyataan persnya menyambut Bulan Sukarno, Minggu (31/5/2020).

Jika kita melihat Sukarno hanya dalam bentuk jasadnya belaka maka kita bukanlah Sukarnois sejati" Tegas Japorman.
Saat ini Bangsa Indonesia sedang menghadapi cobaan perpecahan akibat masuknya faham dan ideologi yang tidak sejalan dengan semangat Persatuan Indonesia dalam Bingkai Bhineka Tunggal Ika, untuk itu kata Japorman satu-satunya cara agar bangsa Indonesia terhindar dari perpecahan adalah dengan mengembalikan spirit jiwa nasionalisme yang dimanatkan oleh Bung Karno.

Nasionalisme Indonesia adalah jalan hidup dan kehidupan bagi Bangsa dan telah menjadi amanat dari Bung Karno untuk kita, maka sebagai generasi penerus Bung Karno harus mejalankan amanat tersebut dengan sepenuh hati dan keyakinan tinggi bahwa bangsa ini akan tetap kokoh sampai kapanpun" Jelas Japorman
Japorman juga menambahkan bahwa selama kader-kader banteng masih memiliki nafas dan jantungnya masih berdetak, maka sudah menjadi kewajiban bagi kader banteng untuk tetap menjalankan dan menyebarkan nilai-nilai ajaran Sukarno,
"Dengan menyebarkan ajaran Sukarno maka kita sudah berinvestasi terhadap sejarah dan ikut menapaki jalan revolusi bersama Sukarno" Lanjut Japorman.

Japorman Juga berpesan kepada generasi muda Sumut untuk kembali membaca karya-karya fenomenal bung karno, karena memahami tafsir ajaran bung karno tidak boleh serampangan dan harus pula mengacu paca literasi, kalau menafsirkan ajaran Bung Karno dengan serampangan maka akan muncul kemungkinan salah tafsir,
"Mari kita ajak generasi muda kita untuk aktif membaca literasi ajaran Bung Karno, agar generasi muda tidak buta ilmu dan tidak buta terhadap nilai yang telah diajarkan Bung Karno" Jelas Japorman.
Terakhir Japorman berpesan kepada struktur DPC hingga anak ranting untuk mengisi bulan Sukarno dengan kegiatan positif, seperti menghidupkan ruang diskusi dan sekolah-sekolah politik untuk memantapkan lagi api semangat Bung Karno dalam dada,
"Hidupkan kembali semangat perjuangan dan Revolusi Sukarno dengan kegiatan positif, Esok adalah hari dimana Pancasila lahir dan harus dibarengi dengan lahirnya kembali semangat kader-kader Sukarnois Sejati." Pungkasnya. (Jasmi)

Berita Terkait