LDberita.id - Medan, Debat perdana Pilkada Batu Bara 2024, pasangan calon (paslon) nomor urut 02, Baharuddin-Safrizal, tampil menonjol dengan visi yang progresif, terutama dalam pemberdayaan generasi muda.
Debat yang diselenggarakan oleh KPU Batu Bara ini menjadi kesempatan bagi pasangan calon untuk memperkenalkan program kerja mereka kepada masyarakat. di Hotel Grand City Hall, Medan, Selasa (29/10/2024), sore
Namun, paslon 02 berhasil mencuri perhatian dengan penekanan pada peran strategis kaum muda dalam pembangunan daerah.
Dalam debat, Baharuddin-Safrizal memaparkan visi mereka yang berfokus pada pembangunan manusia, terutama kaum muda, sebagai elemen utama dalam mencapai kemajuan daerah.
Mereka menekankan pentingnya akses pendidikan berkualitas yang tidak hanya terbatas pada pendidikan formal, tetapi juga pelatihan keterampilan dan pengembangan soft skills.
Paslon ini berkomitmen untuk menghadirkan program pelatihan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar, seperti teknologi digital, kewirausahaan, dan industri kreatif.
“Kami ingin anak-anak muda di Batu Bara memiliki akses ke peluang yang akan meningkatkan keterampilan mereka dan membuka jalan bagi mereka untuk berkontribusi dalam perekonomian daerah.
Generasi muda yang berkualitas adalah kunci bagi masa depan Batu Bara yang mandiri dan sejahtera,” ungkap Baharuddin dalam sesi debat.
Selain itu, Baharuddin-Safrizal juga mengusung program pengembangan ekonomi kreatif dan teknologi digital yang dirancang untuk menciptakan lapangan kerja baru bagi generasi muda.
Mereka berencana untuk membentuk pusat-pusat inovasi dan inkubasi bisnis di setiap kecamatan, bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menyediakan bimbingan dan pendanaan bagi wirausahawan muda.
Paslon ini juga berencana mengembangkan infrastruktur digital guna memastikan akses internet yang merata di seluruh daerah Batu Bara.
Safrizal menjelaskan bahwa inovasi dan teknologi digital tidak hanya menciptakan kesempatan baru, tetapi juga membuka potensi desa untuk berkembang melalui digitalisasi sektor pertanian dan pariwisata.
"Dengan memanfaatkan teknologi, kita bisa menghidupkan kembali desa-desa dengan membangun ekonomi berbasis komunitas yang berkelanjutan,” kata Safrizal.
Strategi paslon 02 ini menuai respons positif dari berbagai kalangan, khususnya pemuda dan pengamat politik Sumatera Utara Irwansya Siregar.
Menurut Irwansya Siregar, visi yang ditawarkan Baharuddin-Safrizal sangat relevan dalam menjawab kebutuhan kaum muda yang mendambakan perubahan nyata.
"Program mereka yang inklusif, terutama terkait ekonomi kreatif dan digitalisasi, bisa menjadi solusi jangka panjang bagi masalah pengangguran di kalangan pemuda," ujarnya.
Habib Maulana, pengamat politik di Batu Bara, juga menilai bahwa visi paslon 02 menunjukkan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan masyarakat yang berubah.
"Paslon 02 berhasil menarik perhatian karena mereka berbicara tentang perubahan yang nyata dan praktis. Anak-anak muda ingin masa depan yang lebih baik, dan program ini memberikan mereka harapan,” kata Habib.
Debat perdana ini menjadi langkah penting bagi Baharuddin-Safrizal dalam mengomunikasikan visi mereka kepada masyarakat Batu Bara.
Meski mendapatkan apresiasi, tantangan tetap ada, terutama dalam hal implementasi program jika terpilih nanti. Paslon ini diharapkan dapat membuktikan bahwa visi mereka bukan sekadar janji, tetapi dapat diwujudkan untuk membawa perubahan nyata di Batu Bara.
Dengan meningkatnya antusiasme masyarakat, khususnya kaum muda, Pilkada Batu Bara 2024 kini semakin dipandang sebagai momentum perubahan.
Paslon 02 Baharuddin-Safrizal telah menunjukkan bahwa visi mereka mencerminkan aspirasi masyarakat, dan jika mampu mempertahankan dukungan, pasangan ini berpotensi menjadi pemimpin yang membawa Batu Bara menuju era baru yang lebih progresif." tutupnya. (Boy)
.jpg)




