LDberita.id - Ada kabar baik dari Arab Saudi. Masjidil Haram yang selama 7 bulan ini ditutup karena pandemi Corona, sudah dibuka kembali. Alhamdulillah... shalat di Ka’bah normal lagi keputusan pemerintah Arab Saudi tersebut mulai berlaku kemarin (18/10/2020).pagi Namun pelaksanaan shalat berjemaah tetap dengan izin, dan memberlakukan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus Corona.
Berdasarkan pantauan televisi milik pemerintah Saudi, al-Akhbariyah, sekelompok jemaah tampak menunaikan shalat subuh berjemaah di depan Ka’bah. Kaum muslim yang hadir di Masjidil Haram pagi itu, menjaga jarak satu sama lain.
Mereka juga mengenakan masker. Akun Twitter resmi milik Masjidil Haram, @hsharifain, ikut membagikan foto-foto jemaah yang sedang shalat. Bukan hanya shalat lima waktu, pemerintah Arab Saudi bahkan sudah membuka pelaksanaan ibadan umroh sejak 4 Oktober lalu.
Namun jumlah jemaah umroh masih dibatasi hanya 6.000 orang. Setiap kelompok kecil jemaah hanya diberi waktu tiga jam untuk menyelesaikan ritualnya. Tidak ada yang diizinkan mendekati Ka’bah dan Hajar Aswad.
Masjidil Haram juga disterilkan 10 kali setiap hari. Air Zamzam dibagikan dalam kemasan botol. Selain itu, tim medis ditempatkan di beberapa area vital. Seperti sekitar halaman dan ruang isolasi.
Untuk prosesi umroh tahap kedua akan dimulai hari ini. Jumlah jemaahnya ditambah menjadi 15 ribu per hari. Sedangkan untuk pelaksanaan shalat di masjid maksimal 40 ribu orang.
Tahap pertama dan kedua hanya diikuti warga dan penduduk Saudi. Untuk jemaah dari luar negeri baru diizinkan pada tahap ketiga, yang dimulai 1 November 2020 mendatang.
Untuk jemaah luar negeri akan diberikan izin secara bertahap. Terutama ketika telah memasuki tahap empat yang waktunya saat ini belum dapat dipastikan selanjutnya. (ks)
Sumber : Rmco.id
.jpg)



