Politik

Airlangga Hartarto Targetkan 17 Kursi DPR RI Partai Golkar Se-Sumatera Bagian Utara

post-img
Foto : Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto saat menghadiri kegiatan Rakornas dan Bimtek Pemenangan Pemilu di Hotel Labersa, Pekanbaru, Riau

LDberita.id - Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menargetkan partainya mampu mengirimkan 17 kader terbaik untuk duduk di kursi Parlemen Senayan pada Pemilu 2024 mendatang.

Target ini khususnya untuk wilayah Sumatera bagian utara seperti Aceh, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Ia menilai seandainya target tersebut tercapai maka bisa membantu mendongkrak perolehan kursi secara nasional. Golkar sendiri sudah menargetkan mampu meraih 20 persen suara nasional atau sebanyak 115 kursi di DPR RI. Hal itu diungkapkan olehnya saat Rakornis Partai Golkar Wilayah Sumatera bagian Utara di Pekanbaru, hari ini.

"Ini melibatkan fungsionaris dan pengurus di provinsi tersebut. Dan tentu dengan target tersebut diharapkan kedepannya sudah siap, karena pemetaan sudah sangat jelas," kata Airlangga dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/1/2023).

Adapun secara rinci target per wilayah antara lain, Aceh 2 kursi, Sumatera Utara 7 kursi, Provinsi Riau 4 kursi, Kepulauan Riau 1 kursi, dan Sumatera Barat 3 kursi. "Sumatra Barat sekarang dua, targetnya menjadi tiga. (Provinsi) Kepri, Pak Ansar, target satu, tetap satu. Karena kursinya cuma tiga (kemarin), empat 4 sekarang," ungkap Airlangga.

Menurutnya, pemetaan tersebut diharapkan mampu mewujudkan Golkar menjadi partai pemenang pemilu 2024 baik itu untuk legislatif atau pemilihan presiden.

Pasalnya, Golkar bersama PAN dan PPP melalui Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) sudah memiliki tiket untuk mengusung calon presiden dan wakil presiden. Airlangga menegaskan keberadaan fungsionaris menjadi salah satu kekuatan besar yang dimiliki Partai Golkar.

Ia menambahkan Golkar menjadi satu-satunya partai yang sudah mengatur fungsionarisnya sebesar 200 persen. Menurutnya, tidak mudah bagi sebuah partai untuk bisa menjaring 200 persen dari calon anggota DPR untuk pemilu 2024.

"Golkar adalah satu-satunya, sekali lagi, satu satunya partai yang sudah mengatur fungsionaris 200 persen, dan tentu ini menjadi kekhawatiran berbagai kawan-kawan yang lain, karena tentu tidak mudah untuk bisa menjaring 200 persen dari calon anggota DPR untuk pemilu 2024 nanti," tuturnya.

Ia menegaskan pihaknya tetap mendukung sistem pemilu proporsional terbuka agar iklim demokrasi Indonesia menjadi lebih sehat. "Demokrasi yang sehat adalah demokrasi yang memberikan kedaulatan kepada rakyatnya, karena ada upaya kedaulatan ini ditarik kembali ke dari rakyat ke DPP, ke pimpinan partai melalui pemilihan tertutup," tutupnya. (Tim)

Berita Terkait