Hukum

Polres Batubara Amankan 1,7 Kg Shabu * Tiga Tersangka Dijaring di Hotel

post-img

Batubara, (LADANG BERITA) 
Setelah berhasil mengungkap kasus  narkotika terbesar pertama dengan barang bukti 2 kg shabu, kini Polres Batubara kembali berhasil menggagalkan peredaran narkoba dengan barang bukti terbanyak kedua.

Pengungkapan kedua kasus itu merupakan kerja nyata AKP Henri David Bintang Tobing yang baru sebulan menjabat Kasat Narkoba di Polres Batubara.

Kapolres Batubara AKBP Robin Simatupang, SH. M, Hum didampingi Kasat Narkoba AKP Henri David Bintang Tobing dalam konferensi pers, Jum'at (14/12) di Mapolres Batubara mengatakan, empat tersangka diringkus di dua lokasi yang berbeda dengan barang bukti shabu seberat 1,763,08 Kg.

Diterangkan, pada kasus pertama Selasa 26 Nopember 2019 sekira pukul 18 : 00 Wib, tim Opsnal Sat Narkoba mengamankan RZ alias Izal (45), warga Jln Terminal, Lk V, Kel Labuhan Ruku,Batubara.

RZ berhasil ditangkap setelah polisi melakukan penyamaran sebagai pembeli disebuah kedai kopi, di Desa Pahlawan, Kec Tanjung Tiram, Kab Batubara.

Dari tangan tersangka RZ semula polisi hanya berhasil menemukan barang bukti berupa dua paket narkoba diduga shabu seberat 23,54 gram.

Tak berhenti disitu selanjutnya tim Opsnal terus melakukan pengembangan dan akhirnya kembali menemukan barang bukti shabu milik tersangka RZ berupa tiga paket yang dikemas plastik klip transfaran seberat 639,8 gram serta dua paket shabu seberat 98,74 gram.

Sehingga barang bukti terkumpul dari tersangka RZ seberat 763,08 gram.

Kemudian Kamis (12/12) Sat Narkoba Polres Batubara kembali berhasil meringkus tiga tersangka jaringan pengedar narkotika antar kabupaten.

Ketiganya masing-masing MS (37), warga Simpang Kebun Kopi, Kec Sei Suka, Kab Batubara, CH (29), warga Desa Sei Suka Deras dan AH (27) warga Sihopuk Barum, Kec Halongan, Kab Padang Lawas Utara.

Ketiga tersangka ditangkap disebuah hotel di Desa Tanah Tinggi, Kec Air Putih, Kab Batubara berkat informasi dari masyarakat.

Saat dilakukan penggeledahan polisi menemukan narkoba diduga shabu seberat 1 Kg yang dikemas dalam bungkusan teh China dari dalam box depan mobil Avanza BK 1583 YT yang dibawa tersangka.

Kepada petugas tersangka MSN mengaku shabu dibawa dari Pekan Baru, Riau milik R dan akan diedarkan diwilayah Batubara.

Guna pertanggungjawaban ke empat tersangka ditahan di RTP Polres Batubara dan dapat dijerat pasal 114 ayat (2) juncto pasal 132.(1) subsider pasal 122 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 6 tahun,dan paling lama 20 tahun atau seumur hidup. (red/od)

Berita Terkait