logo
logo
Anggota Komisi III DPR RI Hinca Pandjaitan (kanan) dalam diskusi Forum Legislasi bertema 'RUU Kejaksaan, Komitmen DPR Perkuat Kinerja Korps Adhyaksa' di Media Center DPR RI, Gedung usantara III, Jakarta, Selasa (13/4/2021). Istimewa

LDberita.id - Anggota Komisi III DPR RI Hinca Pandjaitan mengungkapkan, secara prinsip dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang revisi atas Undang-Undang (UU) Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan, Komisi III DPR siap mendengar masukan publik untuk menguatkan Korps Adhyaksa. Terlebih lagi, RUU ini merupakan usul inisiatif DPR.

"Tentu sekali lagi nanti akan banyak masukan. Kami siap untuk mendengarkan. Kami akan terima masukan dalam pembahasan nanti," ungkap Hinca dalam diskusi Forum Legislasi bertema 'RUU Kejaksaan, Komitmen DPR Perkuat Kinerja Korps Adhyaksa' di Media Center DPR RI, Gedung usantara III, Jakarta, Selasa (13/4/2021).

Hinca menjelaskan, Komisi III sudah siap untuk melanjutkan atau menjalankan amanah pimpinan DPR. Dia mengatakan, DPR kini menunggu Surat Presiden (surpres) dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Meski reses, menurut Hinca, Komisi III akan terus mendiskusikan hal-hal penting dalam RUU Kejaksaan.

Politisi Fraksi Partai Demokrat ini beranggapan, ada stigma bahwa Kejaksaan kerap dianggap sebagai "kurir" atau mengantar berkas perkara yang disidik kepolisian ke meja persidangan. Padahal, Hinca menegaskan, kejaksaan merupakan pengendali utama terhadap suatu perkara sudah memenuhi unsur formal dan material.

"Sekarang kira-kira apa yang membuat pikiran Komisi III menginisiasi RUU Kejaksaan. Kami ingin melakukan penguatan pada semua lembaga-lembaga penegak hukum yang ada, termasuk di dalamnya institusi kejaksaan. Kejaksaan sebagai lembaga satu-satunya penuntut atas nama negara sudah waktunya untuk diperkuat," tegas Hinca. (***)

Top