logo
logo
kata Kakanwil Kemenagsu saat membuka acara Rapat Koordinasi Bidang Pendidikan Madrasah bersama Kepala MIN di lingkungan Kanwil Kemenag Sumatera Utara

LDberita.id - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara Drs. H. Syahrul Wirda, MM mengatakan keberhasilan proses belajar siswa membutuhkan peran berbagai pihak, salah satunya kepala madrasah. Kepala madrasah berperan penting sebagai pemimpin dalam manajemen sekolah, termasuk mengatur guru dan siswa. Untuk itu, kepala madrasah harus memiliki kompetensi memadai untuk menggerakkan dan mengembangkan semua potensi yang ada di madrasah.

“5 kompetensi harus dimiliki oleh pimpinan madrasah. Lima kompetensi itu adalah Kepribadian, Manajerial, Kewirausahaan, Supervisi, dan Sosial. Kelimanya saling terkait dalam manajemen berbasis madrasah dan memerlukan partisipasi masyarakat. Jika hal tersebut sudah dijalankan, maka madrasah akan semakin dicintai oleh masyarakat,” kata Kakanwil Kemenagsu saat membuka acara Rapat Koordinasi Bidang Pendidikan Madrasah bersama Kepala MIN di lingkungan Kanwil Kemenag Sumatera Utara di Aula Kanwil Kemenagsu, Kamis (17/2/2021).

Kakanwil Kemenagsu juga menyampaikan kepada seluruh kepala madrasah untuk menguasai dan memahami situasi, membangun jejaring kerja yang luas, dan dapat berkolaborasi dan bersinergi baik kepada lembaga terkait maupun kepada masyarakat. Karena jika itu tidak dapat dipenuhi, maka madrasah akan stagnan dan mendapat cap buruk oleh masyarakat.

“Gaet semua potensi yang ada. Pimpinan harus mengayomi dan mempercayai bawahan, dan bawahan yang hebat harus memberikan yang terbaik untuk pimpinan. Jangan mainnya sendiri, memikirkannya sendiri, nanti menjadi tanggung jawab sendiri, ada masalah yang lain bisa lepas tangan,” tambah Kakanwil Kemenagsu.

Kakanwil Kemenagsu juga berharap agar kepala madrasah memiliki indikator keberhasilan siswa saat akan mengakhiri jenjangnya seperti menghafal Al-Qur’an, dan lain sebagainya. Begitu juga dengan kepala madrasah, harus dapat bermanfaat di sekitar tempat ia memimpin madrasah. Kepala Madrasah harus bisa menjadi imam, menjadi khatib, menjadi penceramah, dan lain sebagainya. Sehingga bisa membanggakan madrasah di mata masyarakat.

“Masyarakat saat ini tidak hanya membutuhkan ilmu pengetahuan umum saja. Ini potensi bagi madrasah menunjukkan kemampuannya. Karena masyarakat juga membutuhkan spiritual yang kuat dalam menjalani hidup. Ia tak mau anaknya sekedar pintar. Mereka mau anaknya pintar dan benar, dengan memiliki pemahaman agama yang luas, aqidah yang kuat,” kata Kakanwil Kemenagsu.

Selain itu melalui Kepala Bidang Madrasah Kanwil Kemenagsu H. Erwin Pinayungan Dasopang, SE, M.Si, dan seluruh Kasi Bidang Pendidikan Madrasah agar dapat menjalankan manajemen yang baik, efektif, dan akuntabel sampai ke kepala madrasah bahkan guru.

Dengan begitu, masalah akan mudah dianalisis, dicari jalan keluarnya. Inovasi akan terus menerus muncul, kemudian eksekusi sesuai tupoksi masing-masing.

Terakhir Kakanwil Kemenagsu mengimbau kepada kepala madrasah untuk disiplin protokol kesehatan. Menjalankan 5M ditambah penguatan iman dan penguatan imun." pungkasnya. (***)

Top